http://68.183.183.3/ –Karim Benzema mendapatkan penghargaan atas perform apiknya di Liga Spanyol musim kemarin. Ia dipilih selaku Pemain Terhebat LaLiga 2019/2020.
Benzema jadi salah satunya pilar penting dalam kesuksesan Real Madrid memenangkan Liga Spanyol 2019/2020. Penyerang berkebangsaan Prancis itu adalah top scorer Madrid di Liga Spanyol dengan 21 gol.

Dalam Marca Football Awards, Benzema menyikat Piala Alfredo Di Stefano sesudah dikukuhkan selaku Pemain Terhebat LaLiga 2019/2020. Striker berumur 33 tahun itu dipilih selaku pemain terhebat dalam voting yang dikerjakan oleh penggemar.

“Ini benar-benar bermakna. Saya berasa senang dan benar-benar suka. Ini ialah imbalan untuk kerja saya di club ini semenjak 2009 dan, sama seperti yang saya ngomong, itu membuat saya benar-benar senang, tidak disangsikan kembali,” tutur Karim Benzema seperti dikutip Marca.

Baca juga : Tembus 3 Besar, Man United Mulai Jadi Lawan Gelar Juara?

“Saya telah di Real Madrid sepanjang tahun dan saya terus bekerja untuk selalu menolong team.”

Kesuksesan Karim Benzema raih gelar Pemain Terhebat LaLiga 2019/2020 memutuskan supremasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ke-2 nya ada selalu di daftar juara semenjak 2008/2009.

“(Messi dan Ronaldo) itu berlainan. Mereka telah raih banyak penghargaan pribadi dan, untuk saya, ialah satu kehormatan dapat raih ini geser dua pemain ini,” kata Benzema.

Saat itu, Lionel Messi raih Piala Pichichi atau hebat skorer sesudah cetak 25 gol di LaLiga musim kemarin. Ini ialah ke-7 kalinya pemain Barcelona itu raih penghargaan itu.

Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, merampas Piala Zamora sesudah jadi kiper dalam jumlah kecolongan sedikitnya di LaLiga 2019/2020 (20 gol). Di sejauh musim kemarin, penjaga gawang asal Belgia itu menulis 18 clean sheet.

Kesuksesan Karim Benzema dan Courtois diperlengkapi perolehan lain dari pelatihnya di El Real. Ada Piala Miguel Munoz, Pelatih Terhebat, yang dikasih ke Zinedine Zidane (Real Madrid) dan Julen Lopetegui (Sevilla). Ke-2 nya sama raih 67 point dalam mekanisme penilaian Marca.

Baca juga : Menjelang PON 2021, Beberapa ratus Olahragawan Sulsel Test Fisik dan Kesehatan

 

 

FIBA Regional Office Asia menunjuk Indonesia selaku tuan-rumah babak khusus FIBA Asia Cup 2021. Acara itu akan berjalan pada 16-28 Agustus 2021, yang akan tampilkan 16 team terbaik dari Asia-Oceania. Ini adalah peluang ke-2 untuk Indonesia jadi tuan-rumah Piala Asia. Awalnya, kejuaraan itu pernah diadakan di Indonesia di tahun 1993.

Presiden FIBA Asia, Sheikh Saud Ali Al Thani mengatakan Indonesia harus senang sebab dalam sekian tahun di depan, mereka jadi tuan-rumah dua turnamen besar jadwal FIBA. Dimulai dari tuan-rumah FIBA Asia Cup 2021, lalu pucuknya jadi tuan-rumah FIBA World Cup (Piala Dunia Bola Basket FIBA), bersama Filipina dan Jepang.

“Ini bakal menjadi beberapa tahun membahagiakan untuk bola basket Indonesia. Semoga jadi cara yang besar untuk perkembangan bola basket di negara ini,” ucapnya, seperti diambil dari fiba.basketball.

Baca juga : Satu Rutinitas Jelek Barcelona

Indonesia benar-benar diuntungkan dengan keputusan itu

Karena, selaku tuan-rumah, Indonesia langsung maju ke babak 16 besar, apa saja hasilnya kelak di babak kwalifikasi (FIBA Asia Cup 2021 Qualifiers). Jadi Indonesia jadi negara ke-3 yang telah pastikan ticket ke babak khusus, sesudah Lebanon dan Bahrain yang telah bisa lolos awalnya.

Indonesia masih ada di rangking saat klasemen Group A, dengan kumpulkan satu kemenangan dari 3 game. Tim nasional Indonesia masih tersisa tiga laga kembali di Window 3, bulan Februari 2021 kedepan. Tetapi dengan pemilihan selaku tuan-rumah, hasil di Window 3 tidak punya pengaruh pada status Indonesia di babak khusus. Walau sukses masuk babak khusus, Indonesia tetap punyai pekerjaan rumah yang berat. Tim nasional harus dapat finish minimal di rangking ke-8, selaku salah satunya persyaratan supaya Indonesia dapat tampil di babak khusus FIBA World Cup 2023.

Riwayat menulis, Indonesia pernah jadi tuan-rumah FIBA Asia Cup pada tahun 1993. Waktu itu, kejuaraan itu masih namanya Asian Basketball Confederation (ABC) Championship. Waktu itu, Indonesia finish di rangking kesebelas dari 16 peserta. Performa paling akhir Indonesia di FIBA Asia Cup berlangsung pada tahun 2011 di Wuhan, Cina. Indonesia finish di rangking ke-13 dari 16 peserta. Saat itu, prestasi paling tinggi Indonesia di gelaran itu dicapai di tahun 1960. Indonesia menempati rangking ke enam dari 7 peserta

Baca juga : BWF World Tur Final 2020 Jadi Peluang Kevin/Marcus Pecah Telur

 

Isu transfer berkaitan Manchester United ramai kembali, secara eksklusif berkenaan Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba. Apa iya CR7 akan masuk dan Pogba keluar?
Dalam beberapa hari akhir kembali lagi tampil isu sekitar kekuatan Manchester United ‘memulangkan’ Cristiano Ronaldo, yang sekarang ini merumput di Italia bersama Juventus.

Sebenarnya bukan kesempatan ini saja MU disebut pengin kembali lagi menggandeng mantan bintangnya itu. Isu sama bahkan juga telah pernah tampil tahun ini.

Yang membandingkan, isu yang terhembus sekarang ini mengatakan jika kekuatan Cristiano Ronaldo kembali ke Old Trafford itu akan bisa dukungan berarti dari sponsornya, Chevrolet. Sebagian besar uang juga terjebak.

Dikutip AutoEsporte, pabrikasi otomotif terpenting asal Amerika itu “janji untuk bayar berkaitan peluang mengambil Cristiano Ronaldo.”

Disebut lebih lanjut jika tidak bisa disangga jika Cristiano Ronaldo punyai daya magnet komersil besar. Faktor ini yang menjadi perhatian besar Chevrolet.

Baca juga : Jadwal Liga Belanda : Sanggupkah FC Utrecht Curi Point di Basis PSV?

Bukti jika Juventus mempunyai pertalian kuat dengan Fiat, pabrikasi otomotif terpenting yang lain asal Italia, disampaikan selaku background yang lain Chevrolet pengin menolong Manchester United untuk bawa ‘pulang’ seorang Cristiano Ronaldo.

Cristiano Ronaldo, sekalinya telah berumur 35 tahun, tidak hanya punyai daya magnet komersil tetapi masih tetap sangat oke selaku pemain sepak bola.

Sosok pemain dari Portugal itu dipercaya benar-benar sanggup menolong Setan Merah meraih gelar-gelar penting, sekalian menghidupkan rekam jejak dan keberadaan club ke barisan paling atas. Ini, pada prose

Masih menurut AutoEsporte, salah satu perihal yang perlu disanggupi

dalam usaha membawa Cristiano Ronaldo ke Man United ialah masalah iming-iming nominal upah yang pas. CR7 sendiri dipercaya bisa upah 31 juta euro per tahun di Juventus.

Selain itu, Manchester United disebutkan hadapi rintangan lain dari Paris Saint-Germain yang dipercaya siap juga mengambil Cristiano Ronaldo. Bahkan juga PSG diklaim telah mempunyai persetujuan tertentu dengan Juventus.

Isu transfer berkaitan Manchester United yang panas pekan ini bukanlah hanya sekitar Cristiano Ronaldo. Setan Merah tengah hadapi kekuatan kehilangan Paul Pogba, dengan periode depannya menjadi lagi pertaruhan karena pengakuan si agen.

Baca juga : Ousmane Dembele Luka Kembali, Mangkir di Pertandingan Barcelona versus Juventus