Marc Marquez telah dibolehkan tinggalkan rumah sakit habis jalani operasi pada lengannya. Pembalap Repsol Honda itu akan meneruskan perawatan di dalam rumah.
Marquez jalani operasi di lengan kanannya di Hospital Ruber Internacional pada 3 Desember kemarin. Itu ialah operasi ke-3 yang perlu ditempuh Marquez pada lengannya karena kecelakaan di awal musim.

Sesudah 10 hari jalani perawatan di dalam rumah sakit, Marquez dibolehkan untuk pulang. Pemilik enam titel juara dunia MotoGP itu tinggalkan rumah sakit pada Minggu (13/12/2020) waktu di tempat.

“Perubahan Marc Marquez sesudah operasi pada 3 Desember dan awalnya therapy antibiotik dipandang sudah memberikan kepuasan oleh team medisnya,” begitu bunyi pengakuan Repsol Honda seperti dikutip Jatuh.

“Ini hari ia sudah tinggalkan Hospital Ruber Internacional untuk meneruskan pemulihannya di dalam rumah, di mana ia akan meneruskan perawatan antibiotik yang detil.”

Baca juga : Chelsea Ditaklukkan Everton, Lampard Kritik Klopp

Sudah diketahui, Marc Marquez alami kecelakaan luar biasa pada seri pertama di MotoGP Spanyol di Circuit Jerez pada Juli kemarin. Kecelakaan itu membuat lengan kanan Marquez patah sampai harus dioperasi.

Tetapi, walau barusan jalani operasi, Marquez masih pilih untuk berperan serta di MotoGP Andalusia di circuit yang serupa pada minggu selanjutnya. Selanjutnya, Marquez mundur di sesion latihan sebab lengannya lebam.

Keputusan Marquez untuk comeback di MotoGP Andalusia ternyata jadi memperburuk keadaan lengannya. Plat yang terpasang pada lengan Marquez selanjutnya patah waktu ia coba buka pintu di tempat tinggalnya.

Marquez juga selanjutnya harus jalani operasi ke-2 . Proses pemulihan yang lebih lamban dari sangkaan membuat Marquez lalu melepaskan tersisa musim MotoGP 2020.

Dengan proses pemulihan yang diprediksi lama, Marc Marquez diprediksikan akan melepaskan awalnya musim MotoGP 2021. MotoGP musim depan direncanakan mulai akan pada 28 Maret di Qatar.

Baca juga : Menjelang Derby Madrid: Zidane Puji Atletico, Simeone Balas Ini

 

Sky Racing Tim VR46 akan mengawali kiprahnya di MotoGP 2021. Berikut penampilan seragam team balap punya Valentino Rossi itu.
Sky Racing Tim VR46 masuk di MotoGP 2021 dengan jadi sponsor team Esponsorama (Avintia). Mereka spesial menyangga Luca Marini, adik tiri Rossi yang membalap untuk team satelit Ducati itu.

Kerja sama itu membuat Sky Racing Tim VR46 dapat memberi livery spesial ke Luca Marini di MotoGP 2021. Tentang hal Enea Bastianini tetap kenakan livery ciri khas Avintia.

Menjelang keikutsertannya, penampilan seragam balap Sky Racing Tim VR46 telah keluarkan. Dikutip Jatuh, Luca Marini mengutarakan warna livery-nya.

Marini nanti akan memakai motor Desmosedici dengan warna ciri khas Sky Racing Tim VR46. Supremasi warna biru, hitam, dan kuning akan dia gunakan di track selama setahun depan.

Baca juga : Jorge Lorenzo Diselidik Berkaitan Masalah Pencucian Uang

Penyeluncuran seragam team sendiri dikerjakan di basis team Sky Racing Tim VR46 di Tavullia, desa halaman Valentino Rossi. Tidak hanya seragam MotoGP, mereka mengeluarkan seragam team balapnya untuk Moto2, yang akan dikenai Celestino Vietti dan Marco Bezzecchi.

Sky Racing Tim VR46 sendiri mulai memeriahkan kompetisi balapan semenjak 2014. Diawali pada kelas Moto3, selanjutnya naik ke Moto2 pada 2017, dan sekarang naik ke MotoGP.

Tentang hal prestasinya ialah Sky Racing Tim VR46 menjadi juara Moto2 2018, melalui ridernya Francesco Bagnaia. Di Moto2 2020, Marini jadi runner up di bawah Bastianini.

Pembalap lulusan Sky Racing Tim VR46-nya Valentino Rossi tersebut juga banyak yang telah naik ke MotoGP. Salah satunya ialah Bagnaia, Franco Morbidelli, dan sekarang Marini yang akan dengan status pembalap kelas khusus.

Baca juga : Ramai Isu Kembali di MU! Cristiano Ronaldo In, Paul Pogba Out?

 

Jorge Lorenzo, juara dunia MotoGP 3x, diberitakan terjebak pencucian uang. Bekas pembalap Yamaha, Ducati, dan Honda itu masuk ke laporan interograsi.
Seperti dikutip Tuttomotoriweb, medium El Confidential mengeluarkan nama Lorenzo masuk ke laporan interograsi Pengadilan Nasional Spanyol. Pria berumur 33 tahun itu diperhitungkan mengubah asetnya ke luar negeri.

Lorenzo diperhitungkan mengalihkan kekayaannya sebesar 865,966 euro atau sejumlah Rp 14,7 miliar ke negara lain. Tiga negara jadi maksudnya, yaitu dari Andorra, ke Monako, lalu ke Swiss.

Laporan interograsi itu disebutkan namanya ‘Red Charisma’. Laporan itu menyelidik masalah peralihan sebagian besar uang untuk menghindar pajak.

Laporn ‘Red Charisma’ tidak cuman membidik Jorge Lorenzo. Sekitar 500 orang yang lain masuk ke penyidikan, yang mencakup pebisnis, politikus, bahkan juga pengedar narkoba.

Baca juga : Ramai Isu Kembali di MU! Cristiano Ronaldo In, Paul Pogba Out?

Bukan pertama kali Lorenzo dihubungkan dengan masalah penggelapan pajak

Semenjak tinggalkan Spanyol dan tinggal di luar negeri, Lorenzo berulang-kali diperhitungkan menggelapkan kekayaannya.

Awalannya, Lorenzo diklaim tinggalkan Spanyol dan menjaga pajaknya di Inggris, saat sebelum berpindah ke Andorra melalui usaha restaurant, selanjutnya berpindah kembali ke Swiss.

Info dari El Confidencial merujuk pada bermacam peninjauan dan laporan yang dikeluarkan administrasi perpajakan ke Lorenzo dalam tahun-tahun ini. Dalam laporan terbaru pada 2019, sebesar 40 juta euro atau sejumlah Rp 682 miliar tidak dibayar Lorenzo dalam waktu 2013-2016.

Semenjak 2015, Lorenzo telah diselidik petugas pajak di Spanyol. Bahkan juga, X-Fuera sempat ‘digerebek’ habis balapan di GP Catalunya pada 2019.

Musim kemarin, Jorge Lorenzo memutus pensiun. Dia pilih untuk jadi tes pembalap untuk Yamaha, team yang dibelanya pada 2008 sampai 2016 dan disembahkannya tiga titel juara dunia MotoGP semasing di tahun 2010, 2012, dan 2015.

Baca juga : Jadwal Liga Belanda : Sanggupkah FC Utrecht Curi Point di Basis PSV?

 

Marc Marquez masuk ruangan operasi untuk ke-3 kalinya. Pembalap team Repsol Honda itu jalani cangkok tulang pada operasinya kesempatan ini.
Marquez naik meja bedah pada Kamis (3/12/2020) di dalam rumah sakit di Kota Madrid, Spanyol. Ini jadi kali ke-3 buat The Baby Alien dioperasi semenjak jatuh di seri pertama MotoGP 2020 bulan Juli kemarin.

Sudah diketahui, Marquez alami luka pada lengannya di balapan MotoGP Spanyol 2020. Ia kecelakaan di Turn 3 saat sedang mengegas motornya dengan kecepatan 149 km/jam.

Marc Marquez langsung jalani operasi sehabis kejadian itu. Sempat lebih baik, lengan The Baby Alien selanjutnya memiliki masalah kembali saat ia akan buka jendela di tempat tinggalnya.

Ternyata, plat titanium penghubung tulang pada lengannya alami kerusakan karena penumpukan depresi di bagian lengan yang dioperasi. Akhirnya, Marquez kembali lagi naik meja bedah di awal Agustus 2020.

Baca juga : Jadwal Liga Europa Nantinya Malam: Milan Vs Celtic, Tottenham vs LASK

Empat bulan sehabis operasi ke-2 , Marquez alami pseudoarthrosis alias tulangnya belum bersatu prima sesudah patah. Keadaan itu yang membuat masuk kembali ke ruangan bedah untuk ke-3 kalinya.

Pada operasi ke-3 , plat lama di lengan Marquez ditukar yang baru. Tidak itu saja, tulang krista iliaka pada panggulnya dicangkokkan ke tulang lengannya untuk percepat perkembangan tulangnya yang patah.

“Operasi yang dikerjakan team, yang terbagi dalam dokter Samuel Antuna, Ignacio Roger de Ona, Juan de Miguel, Aitor Ibarzabal dan Andrea Garcia Villanueva, terbagi dalam pengangkatan pelat awalnya, dan peletakan pelat baru dengan tambahan cangkok tulang krista iliaka dengan flap bebas kortikoperiosteal,” demikian isi pengakuan yang dikeluarkan Repsol Honda berkenaan operasi Marquez.

Operasi ke-3 Marc Marquez berjalan sepanjang delapan jam dan berjalan mulus. Sekarang, pria 27 tahun itu kembali lagi jalani pemulihan dan diprediksikan mangkir dalam tujuh race awalnya MotoGP 2021. Dapatkan infonya melalui link artikel kami di Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya

 

Luca Marini, adik Valentino Rossi, masih terjebak kompetisi seru di Moto2. Peluang juara dunia juga masih dipunyai Marini. Sekurang-kurangnya ada dua ketentuannya.
Marini, yang musim depan telah ditegaskan naik kelas ke MotoGP, sekarang ini tempati urutan ke-3 klassemen Moto2 mendekati race seri terakhir di Portimao, Portugal.

Di tempatnya itu, Luca Marini mengumpulkan 176 point. Dia ada di bawah Sam Lowes (180 point) dan Enea Bastianini (194 point).

Secara matematis, Marco Bezzecchi yang ada di urutan ke-4 dengan 171 point masih tetap berkesempatan menjadi juara dunia. Tetapi secara sesuai kenyataan, kesempatannya kecil sebab perlu mengharap hasil negatif dari ke-3 pembalap di atasnya.

Buat Luca Marini, yang jalani musim penuhnya di Moto2 semenjak 2016, kesempatan menjadi juara dunia Moto2 2020 juga bisa disebutkan tidak gampang. Tetapi kesempatan adik Valentino Rossi ini juga masih terbuka.

Sekurang-kurangnya ada dua persyaratan khusus yang dapat mengantarkan Luca Marini tutup musim ini selaku juara dunia:

1. Luca Marini finish di urutan kesatu, DAN Enea Bastianini cuman finish di urutan ke-9 atau bisa lebih jelek plus Sam Lowes finish runner up atau bisa lebih jelek.

Skenario itu akan membuat Luca Marini raih 201 point dengan 4 kemenangan. Bastianini akan punyai 201 point, tetapi masih di bawah Marini sebab hanya punyai tiga kemenangan.

Saat itu, masih juga dalam skenario itu, Sam Lowes cuman akan kumpulkan 200 point.

2. Luca Marini finish di urutan ke-2 DAN Enea Bastianini cuman finish di rangking ke-15 atau bisa lebih jelek plus Sam Lowes hanya finish di rangking ke-4 atau bisa lebih jelek, ditambahkan lagi Marco Bezzecchi tidak jadi juara race di Portimao.

Catatan itu membuat Luca Marini mempunyai 196 point, unggul atas Bastianini (195) dan Sam Lowes (193 point).

Apa saja hasil dalam race Moto2 di Portugal ini, musim depan Luca Marini tidak hanya akan berkompetisi dengan si kakak Valentino Rossi dan juga bertemu kembali dengan Enea Bastianini. Marini dan Bastianini bakal menjadi rookie MotoGP 2021 musim depan.

Marc Marquez masih jalani step penyembuhan luka lengannya. Bekas dokter MotoGP memberikannya peringatan berkaitan keadaannya, bila pengin cepat pulih.
Marquez ditegaskan tutup kejuaraan dunia MotoGP 2020 bisa lebih cepat. Luka lengannya, yang didapatkan di MotoGP Spanyol, memaksakan menyisih nyaris satu musim.

Di Circuit Jerez Juli lalu, Marquez alami jatuh di Turn 3. Dia jatuh dari motor Honda RC213V kepunyaannya dalam kecepatan 149 km/jam, yang membuat alami patah tulang humerus atau tulang lengan sisi atasnya.

Marquez sempat jalani operasi pada Juli. Sempat jalani pemulihan, juara dunia MotoGP 6x itu selanjutnya luka di tempat yang serupa kembali, sebab lengannya digunakan buka jendela.

Operasi yang ke-2 itu membuat Marquez menyisih lama. The Baby Alien sampai harus melepaskan tersisa kejuaraan MotoGP 2020, yang membuat gelar pemenangnya sekarang terlepas ke tangan Joan Mir.

Dr Claudio Costa, pendiri Clinica Mobile, menyorot keadaan Marc Marquez

Costa memandang masihlah ada permasalahan hasil dari operasi ke-2 Marquez.

Pembalap Spanyol itu didiagnosis alami pseudoarthrosis, atau keadaan proses pengobatan tulang karena patah tidak berjalan sama gagasan alias susah bersatu. Buat menanganinya, Marquez dianjurkan jalani operasi ke-3 , yang membuat keikutsertannya di test pramusim 2021 terancam juga.

“Marc alami patah tulang humerus di wilayah di atas saraf, jadi dari pemikiran ini, semestinya tidak ada permasalahan. Humerus yang dioperasionalkan dengan skrup dan plat memerlukan waktu tiga bulan untuk pulih, tapi kadang koalisi memerlukan waktu semakin lama dan dalam masalah terjelek Ini bisa mengakibatkan tidak berhasilnya tulang bersatu,” kata Costa ke GP One.

“Bila ini ialah satu penangguhan, kita bisa menantinya bahkan tiga bulan kembali. Tapi kita bicara mengenai seorang pembalap yang perlu kembali lagi di track di akhir Februari.

“Bila tulang Marc belum bersatu, pemulihannya akan lama. Ia sudah pasti dioperasi saat ini. Bila ia harus jalani operasi saat ini, karena itu ia nyaris tidak siap untuk test pramusim. Anda harus benar-benar waspada dengan waktu pemulihan,” ucapnya.

Agenda test pramusim MotoGP 2021 telah dikeluarkan, walau masih memiliki sifat sebentar. Test akan diawali di Malaysia pada 14-16 Februari 2021, dan Qatar pada 10-12 Maret 2021.

 

Valentino Rossi akan hadapi adiknya, Luca Marini, di MotoGP 2021. Marini ditegaskan naik kelas mulai musim depan, perkuat Avintia Ducati.

Luca Marini akan tampil di MotoGP 2021 di bawah bendera team Esponsorama Racing yang disokong Avintia.

Marini akan ditemani sama-sama kiprahan MotoGP, Enea Bastianini.

Ke-2 nya nanti akan menggunakan mesin Ducati GP19.

Marini akan bertanding dengan kakak tirinya, Valentino Rossi, di kelas primer.

Marini-Rossi akan mengikut tapak jejak dua pembalap bersaudara yang lain di kelas MotoGP,

yaitu Pol dan Aleix Espargaro dan Marc dan Alex Marquez.

“Menginjak MotoGP ialah mimpi yang dipunyai tiap pembalap semenjak beberapa anak.

Dalam sekian tahun ini bersama team, saya telah kumpulkan banyak pengalaman,

saya telah tumbuh, dan saya telah capai beberapa hasil penting pertama,” papar Marini diambil Jatuh.

Marini telah semenjak 2015 ada di kelas Moto2. Musim ini dia tengah terjebak pertempuran titel juara dunia,

dengan sesaat berada di urutan ke-3 kumpulkan 155 point. Sam Lowes pimpin klassemen dengan 178 point diikuti Enea Bastianini dengan 171 point.

 

Andrea Dovizioso sudah memilih untuk vakum dari MotoGP di 2021. Valentino Rossi tidak terkejut andaikan Dovi tidak comeback ke trek balap kembali.
Keputusan itu diambil Dovizioso sesudah pisah dengan Ducati, team yang telah ia bela sepanjang delapan tahun akhir. Kedua pihak tidak berhasil merajut persetujuan baru yang dipercaya tersangkut keuangan.

Pabrikasi Italia itu lalu menunjuk Pecco Bagnaia untuk isi bangku yang ditinggal Dovizioso. Sesaat sang pembalap pernah dihubungkan dengan Aprilia serta status selaku pembalap penguji Yamaha.

Tetapi, toh Dovizioso oke untuk mundur sesaat dari hingar bingar MotoGP. Sekalinya italiano berumur 34 tahun itu akui tidak tutup peluang untuk comeback jika memperoleh penawaran yang pas.

Valentino Rossi sendiri malas memberi komentar banyak berkenaan keputusan kompatriotnya itu

Tetapi, menurutnya Dovizioso bukan bermakna kehilangan nafsu balapan di MotoGP.

“Itu ialah beberapa hal yang individu, aku juga tidak senang saat pembalap-pebalap lain mengulasku, mereka menjelaskan apa saya semestinya pensiun atau mungkin tidak,” sebut Rossi dikutip GPOne. “Saya dapat ngomong jika usia itu hanya satu dari factor alasan.”

“Andrea ialah seorang fans berat motor serta motocross, jika Anda ke Faenza Anda akan menyaksikan ia lakukan beberapa perputaran serta lakukan barbeku dengan rekan-rekan ia. Nafsu ia tak perlu ditanyakan, tetapi apa yang susah ialah segala hal berputar-putar di seputar MotoGP, sebab segala hal yang tidak ada hubungan dengan motor itu ialah loyalitas serta karena itu Anda pun perlu motivasi untuk melawannya.”

“Menurut pendapatku, dengan tahun yang lowong itu Andrea akan pahami berapa besar ia akan rindukan MotoGP. Selanjutnya, ia telah mengakhiri profesinya kemungkinan ia ingin memutuskan untuk selalu di dalam rumah serta bersenang-senang dengan beberapa temannya,” kata Rossi berkenaan Dovizioso.

Belum resmi jadi juara dunia MotoGP, Joan Mir telah memperlancar rintangan ke Marc Marquez. Rider Team Suzuki Ecstar itu tidak takut untuk beradu sengit di atas trek dengan kompatriotnya itu musim depan.

Sudah diketahui, Joan Mir telah di tingkat titel juara dunia MotoGP 2020. Rider asal Spanyol itu mengumpulkan 162 point serta unggul 37 angka atas dua kompetitor paling dekatnya. Dengan 2 seri sisa, kesempatan jadi juara dunia makin besar.

Bahkan juga, Joan Mir bisa mengamankan titel juara dunia MotoGP 2020 di akhir pekan ini GP Valencia. Ketentuannya, pria berumur 23 tahun itu perlu finish ke-2 atau lebih baik dari ke-2 kompetitornya, Alex Rins serta Fabio Quartararo.

Dengan demikian, Joan Mir akan dikatakan sebagai penerus Marc Marquez. Karena, The Baby Alien ialah juara dunia MotoGP 2019. Belum jadi juara dunia, rider dengan nomor motor 36 itu telah berani memperlancar psywar ke si senior.

“Bila saya dapat memenangkan titel juara, salah satu yang dapat menaklukkan saya ialah Marc Marquez, sebab saat ini kami berdua ialah rider paling kuat,” papar Joan Mir, disitat dari Marca

“Saya akan suka hati menyaksikan apa saya telah jauh lebih kuat dibanding Marc Marquez pada musim kedepan,” ikat rider bertinggi tubuh 175 cm (cm) itu.

Sudah pasti, Joan Mir bisa menjadi pemutus supremasi Marc Marquez di kelas MotoGP pada lima musim paling akhir. Rider berumur 27 tahun itu memimpin MotoGP dengan jadi juara dunia sekitar 6x semenjak naik kelas pada 2013.

 

 

Sayang, luka kronis membuat Marc Marquez tidak dapat meneruskan dominasinya dengan jadi juara dunia 5 kali berturut-turut semenjak 2016. Pria kelahiran Cervera itu masih bergelut dengan penyembuhan luka patah tulang humerus pada lengan kanan atasnya.

Luka itu telah membuat Marc Marquez mangkir semenjak seri ke-2 , GP Andalusia 2020, 26 Juli lalu. Kapan kembalinya si juara dunia bertahan juga tetap jadi misteri. Walau sebenarnya, MotoGP 2020 tinggal sisa dua seri kembali.

Dugaan kuat, Honda Racing Corporation (HRC) tidak ingin Marc Marquez terburu-buru mengembalikan lukanya serta konsentrasi pada pemulihan. Karena, tenaga serta ketrampilan rider dengan nomor motor 93 itu akan diperlukan untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021.

 

Bila menyaksikan lebih dekat ke seragam serta motor Joan Mir, karena itu ada kecocokan dengan Valentino Rossi.

Kecocokan itu ialah pemakaian warna kuning pada nomor motor serta beberapa ornament di pakaian balap.

Walau menyukai The Doctor, Joan Mir akui tidak usaha mengikutinya.

Nama Joan Mir benar-benar tengah populer akhir-akhir ini. Bagaimana tidak, rider asal Spanyol itu ialah calon kuat juara dunia MotoGP 2020.

Sampai seri keduabelas di MotoGP Eropa 2020, dia telah mengepak 162 point serta unggul 37 angka dari kompetitor paling dekatnya.

Keunggulan cukup mutlak itu, dengan 2 seri sisa, lalu membuat Joan Mir diunggulkan selaku juara dunia.

Cuman fenomena serta kemalangan yang kemungkinan bisa hentikan perjuangan rider berumur 23 tahun itu pada dua seri paling akhir.

dak menggunakan warna kuning buatnya, tetapi sebab nampak menonjol serta memberi banyak energi, sekali juga sudah pasti Valentino Rossi ialah pujaan saya.

 

 

Saya senang menggunakan warna kuning,” tambah rider kelahiran Mallorca itu.

Valentino Rossi benar-benar dijumpai mencintai warna kuning. Bahkan juga, dua account medium sosialnya saja memakai nama @valeyellow46.

Belum juga, lautan warna kuning berbendera 46, sering nampak di tribune sebagai keunikan fans Valentino Rossi.

Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, pernah ngomong telah berserah dalam memburu titel juara dunia MotoGP 2020. Tetapi sekarang dia berbicara beda. Italiano itu mengutarakan faktanya.
MotoGP 2020 akan mainkan tiga seri final. MotoGP Eropa, MotoGP Valencia, serta MotoGP Portugal yang akan diadakan.

Akhir pekan ini, MotoGP Eropa yang akan berjalan di circuit Ricardo Tormo. Race akan diadakan, Minggu .

Dovizioso sekarang duduk dalam sikap ke-5 klasemen MotoGP 2020. Ia kumpulkan 109 angka atau berjaral 29 point dari Joan Mir di status paling atas.

Dengan 75 point angka optimal yang dapat dicapai, Dovizioso optimis masih memiliki kesempatan dalam memburu titel juara dunia.

“Dua balapan di Motorland Aragon, yang berat untuk kami. Kami benar-benar kesuitan tentu saja kami tidak mendapatkan hasil akhir yang kami harap,” kata Dovizioso di GP One.

“Sesudah interval seminggu, kami kembali pada track dengan motivasi lebih tinggi; cuman ada tiga balapan kembali di kejuaraan dunia serta kami ketahui jika segala hal bisa berlangsung.”

“Tahun ini, tiap Grand Prix memiliki ceritanya semasing. Saya masih memiliki tiga balapan bersama Ducati, serta seperti umumnya, saya akan coba mengeluarkan kekuatan terbaik sampai akhir,” katanya menambah.

Dovizioso pernah sekali jadi juara di balapan MotoGP Valencia. Ia mencapainya pada tahun 2018.

Pada musim ini, Dovizioso baru 2x naik tribune. Ia finish ke-3 di MotoGP Spanyol serta meraih kemenangan di MotoGP Austria.

 

oan Mir belum pernah menang satu juga race di MotoGP 2020 walau sekarang pimpin klasemen pembalap. Tetapi pembalap Suzuki Ecstar itu dipercaya tidak perlu menang untuk mengunci titel juara dunia.
MotoGP 2020 telah berjalan 11 seri, serta Mir belum pernah finish paling depan. Walau demikian, dia telah 6x naik tribune, dengan perincian 3x jadi runner-up serta 3x di posisi ke-3 , serta sekarang kumpulkan 137 point.

Sesaat kompetitor paling dekatnya, Fabio Quartararo, telah 3x menang. Tetapi cuman 3x itu juga pembalap Yamaha asal Prancis itu naik tribune. Bekasnya, Quartararo terus tertinggal serta pada akhirnya baru meraih 123 point.

Dengan tersisa tiga seri, Mir juga dilawan untuk dapat meraih minimal satu kemenangan. Tetapi pembalap Ducati yang salah satunya lawan titel juara, Andrea Dovizioso, menyebutkan stabilitas Mir naik tribune cukup mengantarkannya menjadi juara MotoGP 2020.

“Tidak, saya berpikir tak perlu,” kata Dovizioso, waktu ditanyakan apa Mir perlu meraih kemenangan pada musim ini, seperti diambil Autosport.

“Rasa-rasanya itu tidak penting sekarang ini, apa lagi di kejuaraan saat ini. Musim ini saja telah berjalan aneh sebab beberapa hal, serta selanjutnya yang paling penting ialah koleksi point.”

“Hanya itu. Seluruh orang pengin menang (balapan), tetapi bukan itu point intinya. Jadi saya berpikir, ia tidak perlu meraih kemenangan,” terang pria dari Italia itu.

 

 

Hal seirama disampaikan pembalap Pramac Racing Jack Miller. Pembalap asal Australia itu menyebutkan Mir menjadi Emilio Alzamora selanjutnya.

Emilio Alzamora adalah juara dunia kelas 125 cc tahun 1999 sebagai juara dunia tiada pernah menang. Walau demikian, Alzamora stabil naik tribune tiga besar sekitar 10 kali dari 16 seri.

“Musim ini kemungkinan kita akan menyaksikan apa yang pernah dirasakan Emilio Alzamora bila keadaannya lagi ini. Saya tidak percaya Mir ingin ambil resiko harus memenangkan balapan sekarang ini,” kata Miller.

“Ya, ia kurang mujur. Saya menyaksikannya ditubruk (Iker) Lecuona di Brno (MotoGP Ceko), apabila kamu menjadi juara tiada meraih kemenangan… Ia semestinya meraih kemenangan di Austria, jika saja waktu itu tidak ada red flag.”

“Saya berpikir ia salah satunya yang paling cepat sekarang ini, serta yang paling stabil. Ia serta Suzuki paling stabil musim ini,” kata pembalap asal Australia itu.

Seri paling dekat, yaitu MotoGP Eropa, akan diadakan Minggu  di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, serta dapat dilihat di detikSport serta Trans 7.

Menurut detikers, apa Joan Mir masih pantas jadi jawara karena stabilitas hingga tidak perlu memenangkan satu race juga seperti kata Dovi? Atau kemenangan malah harus dicapai dalam salah satunya race tersisa MotoGP 2020 supaya Mir bisa saja jawara MotoGP 2020 yang semestinya?

 

Fabio Quartararo pernah pimpin persaingan MotoGP 2020, saat sebelum sekarang kesalip. Apa pembalap Petronas Yamaha SRT itu mulai tertekan?
Quartararo pernah pimpin klasemen MotoGP 2020. Pembalap Prancis itu pernah meraih 3x kemenangan musim ini.

Di MotoGP Aragon, Quaratararo selanjutnya meraih hasil anjlok, yaitu finish di posisi ke-18. Tempatnya selanjutnya kesalip oleh pembalap Suzuki Joan Mir, yang saat itu finish di posisi ke-3 .

Sampai sekarang, Quartararo masih ketinggalan dari Mir. Kompetitor asal Spanyol itu pimpin klasemen MotoGP dengan 137 point, unggul 14 angka dari Quartararo di urutan ke-2.

MotoGP 2020 sendiri tinggal tersisa tiga seri kembali. Tetapi, selain Mir serta Quartararo, empat pembalap lain masih tetap berkesempatan juara. Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha), Franco Morbidelli (Petronas Yamaha), Andrea Dovizioso (Ducati), serta Alex Rins (Suzuki) secara matematika bisa juara.

Menyikapi ketatnya persaingan itu, Quartararo akui tidak tertekan sama sekalipun

Pembalap 21 tahun itu menjelaskan jika desakan malah berada di pembalap lain, yang sebagian besar berawal dari team pabrikasi.

“Saya menyaksikannya semacam itu, sebab Anda ketahui team ini lahir tahun kemarin. Saya tiba selaku rookie yang finish kesepuluh

pada tahun paling akhir saya di Moto2. Saya saat ini ada di posisi ke-2 dalam kejuaraan, desakan bukan pada saya. Anda ketahui, seluruh rider di empat status paling atas bersama saya ialah rider pabrikasi,” kata Quartararo dalam podcast Last On The Brakes MotoGP.

“Selanjutnya, Anda dapat ngomong Joan pemula, tapi ia ada di team pabrikasi dengan beberapa pengalaman awalnya. Mereka kembali lagi serta punyai banyak evolusi.”

“Maverick sama, sekian tahun di MotoGP, Dovi , serta saya ada di tengah beberapa orang ini. 2 tahun lalu, saya betul-betul masih bimbang. Saya cuman lakukan yang terbaik serta menikmatinya. Bila gelar tidak tiba tahun ini, saya akan berusaha keras di beberapa tahun kedepan,” kata Quartararo.

MotoGP 2020 tinggal tersisa 3 seri kembali. Persaingan merebutkan titel juara dunia musim ini masih berlangsung di antara 6 pembalap.
Seri MotoGP Eropa, MotoGP Aragon, serta MotoGP Portugal yang akan dimainkan di tersisa MotoGP 2020. Di akhir pekan ini, MotoGP Eropa yang akan diadakan.

Balapan keduabelas musim ini akan berjalan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Hidangan intinya akan berjalan, Minggu pada jam 20.00 WIB..

Di klasemen MotoGP, pembalap Suzuki, Joan Mir, yang tempati rangking paling atas. Ia kumpulkan sekitar 137 angka.

Rins telah kantongi keunggulan sekitar 14 angka dari pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo. Empat pembalap yang lain juga tembus tiga digit point ada Maverick Vinales (118), Franco Morbidelli (112), Andrea Dovizioso (109), serta Alex Rins (105) point.

Masihlah ada 75 point optimal yang dapat dijangkau oleh beberapa pembalap di tersisa MotoGP 2020. Takaaki Nakagami (92) serta Pol Espargaro (90) bahkan juga masih tetap memiliki kesempatan menjadi juara dunia walau benar-benar tipis.

Dengan semua surprise pada musim ini, Mir terang tidak dapat santai dengan keunggulan point atas Quartararo.

Quartararo turun sesudah memenangkan MotoGP Catalunya, sampai pada akhirnya harus ikhlas memberikan status paling atas Klasemen MotoGP ke Mir.

Dalam tiga balapan paling akhir, Quartararo hanya dapat kumpulkan 15 point. Saat itu, Mir tampil stabil dengan mengantongi 37 point.

Sesudah balapan MotoGP Eropa akhir pekan ini, Sirkuit Ricardo Tormo akan mengadakan kembali balapan MotoGP Valencia pada 15 November.

Race di Autodromo Internacional do Algarve yang bisa menjadi penutup MotoGP 2020. Persaingan untuk meraih titel juara dunia tahun ini tetap dituruti di detikSport serta Trans7.

Alex Rins tidak sedih tidak berhasil meneruskan menangnya di MotoGP Teruel 2020. Karena Franco Morbidelli demikian cepat serta susah dikejar pembalap Suzuki itu.
Dengan modal kemenangan di MotoGp Aragon pekan lalu, Rins bersama Suzuki punyai keinginan besar mengalahkan kembali circuit Motoland Aragon, di MotoGP Teruel 2020, Minggu (25/10/2020) malam WIB.

Rins yang start dari urutan ke-3 mendapatkan angin saat Takaaki Nakagami yang menggenggam pole position paling jauh pada awal balapan. Rins langsung ada di urutan ke-2 mengikuti Franco Morbidelli.

Nah, kemudian, Rins setia mengikuti Morbidelli yang nampak damai di status paling depan. Rins coba lagi memotong jarak, tetapi usaha yang dilaksanakan terus tidak berhasil. Ke lap ke-13, Rins menghindari diri dari kejaran Johann Zarco.

Morbidelli lalu melebarkan jarak jadi di atas 1,5 detik dari Rins di urutan ke-2. Walau pernah terpangkas jadi 1,2 di 3 lap sisa, Morbidelli pada akhirnya dapat memenangkan balapan serta Rins harus gigit jemari.

Rins tidak berhasil meraih kemenangan ke-2 nya musim ini yang bermanfaat untuk jaga jarak di klasemen

Karena rekanan segrupnya Joan Mir sanggup finish ke-3 hingga kokoh di pucuk klasemen pembalap MotoGP dengan 137 point, beda 12 angka dari Rins di urutan ke-6.

Benar-benar Rins patut sedih dengan kekalahan ini, tetapi ia dengan jantan mengaku jika Morbidelli benar-benar lebih cepat serta susah dihampiri sejauh 23 lap.

“Balapan yang baik. Pekan lalu saya lebih cepat, tetapi Morbidelli memperlihatkan kekuatan luar biasanya. Saya dapat jaga jarak dengannya pada awal balapan, sebab menggunakan ban soft, tetapi sesudahnya ia sanggup ngacir,” tutur Rins seperti diambil GPOne.

“Morbidelli mengagumkan, saya tidak dapat benar-benar melaluinya sebab ia begitu cepat. Tetapi, apa saja itu, saya senang dengan perform motor saya,” sambung Alex Rins.

Tindakan Alex Marquez sejauh MotoGP Aragon 2020 tidak terlepas dari perhatian si ayah. Laganya di paddock bahkan juga cukup menarik perhatian karena sangat hebohnya!
Julia Marquez, ayah dari Alex serta Marc, melihat langsung tindakan AM73 dalam balapan hari Minggu (18/10/2020) malam WIB. Tentunya, sudah diketahui, Marc Marquez masih mangkir balapan sebab penyembuhan luka.

Nah, seringkali camera tv menyorot tindakan Julia Marquez di paddock Repsol Honda. Suami dari Roser Alentà ini seringkali menunjukkan bermacam reaksi dalam melihat putranya di trek.

Seringkali Julia Marquez mengusung ke-2 tangannya ke udara. Atau gerakkan badan ke situ kemari. Bila bukan lantaran masker hitam yang tutupi sisi mulut serta hidungnya, ayah Alex Marquez ini bisa jadi akan makin terlihat gesturf.

 

 

Sebetulnya gestur dari Julia Marquez tersebut ialah cerminan dari begitu menegangkannya tindakan Alex Marquez di MotoGP Aragon 2020. Start di luar 10 besar di MotoGP Aragon 2020, dia melalui perputaran untuk perputaran dengan status yang dengan stabil terus bertambah.

Hingga kemudian Alex Marquez sukses membuntuti beberapa pembalap di zone tribune serta dia juga tidak buang peluang. Bahkan juga ada salah satunya tindakan apiknya dalam merampas urutan ke-2 dengan manfaatkan slipstream dari Joan Mir.

 

Tidak kalah hebat ialah saat Alex Marquez coba mendahului Alex Rins. Bahkan juga salah satunya peristiwa dalam tanding kedua-duanya mendatangkan motor Alex Marquez bergoyang-goyang meskipun dia lalu sukses lakukan recovery di atas motor.

Tanding Alex Vs Alex yang memberi warna lap-lap paling akhir MotoGP Aragon 2020 ini pada akhirnya dimenangkan Rins, dengan Marquez tertaut 0,2 detik saja ada berada di belakangnya. Hebat serta sengit. Lumrah kan jika bapaknya Alex Marquez jadi ramai sendiri di paddock?

Valentino Rossi tidak berpeluang selekasnya berupaya mengakhiri runtutan hasil kurang baik selesai hat-trick crash. Dia mangkir dari race minggu ini karena positif virus Corona.
Seperti sebelumnya telah dikabarkan, The Doctor telah dipastikan positif COVID-19. Teamnya, Monster Energy Yamaha MotoGP, telah memberitahukan VR46 tidak akan ikut dalam MotoGP Aragon 2020 minggu ini.

Walau sebenarnya Valentino Rossi pasti telah sangat menunggu race sebagai ajang seri ke-10 dalam serangkaian MotoGP 2020 itu. Bukan apa-apa, di balapan awalnya Rossi barusan crash untuk ke-3 kalinya dengan beruntun.

Di Le Mans dalam MotoGP Prancis 2020 akhir minggu lalu, balapan Rossi tidak berjalan lama. Dia jatuh di Turn 3 serta mencatat DNF (tidak finish) yang keempatnya di musim ini.

Sesudah DNF pada awal musim ini dalam race di Jerez dalam MotoGP Spanyol 2020

Valentino Rossi pernah langsung bangun dengan finish ke-3 di circuit yang serupa dalam MotoGP Andalusia 2020.

Selanjutnya, seringkali juga dia terjebak dalam kompetisi untuk berebutan tribune lagi. Di 4 seri sesudah tribune di Jerez, Rossi mencatat 2x finish ke-5, sekali finish ke-9, serta sekali finish ke-4.

Setelah finish ke-4 di Misano dalam MotoGP San Marino 2020 itu keberuntungan Rossi berbeda. Di circuit yang serupa dalam ajang MotoGP Emilia Romagna 2020, Rossi crash serta DNF.

Tidak berbeda jauh dengan race di MotoGP Catalunya 2020 dan MotoGP Prancis 2020 di akhir minggu kemarin. Juara dunia 9x itu juga lengkapi hat-trick crash, sebentuk catatan yang pasti tidak oke antara setumpuk rekor catatannya.

Valentino Rossi pastinya penuh kemauan kembali pada trek untuk kembali pada jalan positif di Aragon. Tetapi Dewi Fortuna nampaknya masih jauhi Rossi. Dia kembali lagi terhalang bukan lantaran permasalahan tehnis di motor, cuaca, ban, atau yang lain tetapi gara-gara COVID-19. Kemungkinan besar Rossi akan diganti Jorge Lorenzo di MotoGP Aragon 2020.

Fabio Quartararo memang tidak berhasil raih tribune di MotoGP Prancis. Walau demikian, dia terus berasa senang sebab sukses menambahkan point serta menjauh dari kejaran beberapa lawannya.
Di Circuit Bugatti, Le Mans, Minggu (11/10/2020), Quartararo diunggulkan mencetak kemenangan. Ditambah lagi dia sukses raih pole position, yang berarti dia akan start sangat depan.

Tetapi faktanya tidak sama di track. Hujan yang turun membuat Quartararo susah tampil optimal. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu tidak terlatih balapan di track basah.

Mengakibatkan, tempatnya terus-terusan turun sebab disalip pembalap-pebalap lain, bahkan juga turun sampai posisi ke-11.

Mujur, beberapa crash yang dirasakan rider-rider di depannya seperti Jack Miller, Alex Rins, serta Cal Crutchlow membuat tempatnya bergerak. Dia juga sanggup manfaatkan peluang itu serta pada akhirnya dapat finish di status ke-9.

“Balapan di Le Mans ialah pengalaman pertama kali saya di track basah. Tetapi hasilnya pada akhirnya tidak buruk-buruk sangat kok, terlebih bila menyangkutkannya dengan perebutan gelar juara dunia,” kata Quartararo, diambil GPOne

“Pada awal balapan saya sedikit kesusahan dengan ban belakang saya, tidak seperti Dovi(zioso) atau Petrucci yang kuat. Di lap-lap awalnya saya coba menjaga status saya, tetapi sesudah lap ke-9 saya benar-benar kesusahan dengan cengkraman motornya.”

“Saya benar-benar menanggung derita, khususnya waktu keluar dari kelokan. Tetapi yang perlu sekarang ini ialah belajar pahami apakah yang baru saja berlangsung untuk penyiapan di hari esok,” tuturnya.

Quartararo sekarang ini pimpin klassemen pembalap dengan 115 point dari sembilan balapan. Dia unggul 10 point dari Joan Mir (Suzuki) yang berada di urutan ke-2 serta 18 point dari Andrea Dovizioso (Ducati) yang berada di posisi ke-3.

Casey Stoner pernah memberi komentar masalah kompetisi juara dunia MotoGP 2020 tiada Marc Marquez. Joan Mir membalas dengan kritikan menusuk.
Semenjak crash di seri pertama kali musim ini, Marc Marquez belum dapat ikut-ikutan race lagi. MotoGP 2020 sendiri telah berjalan s/d 9 seri balapan, dari keseluruhan 14 race.

Casey Stoner, jawara MotoGP 2007 serta 2011, menyebutkan jika kompetisi juara dunia kelas primer musim ini telah kehilangan tajinya sebab tidak ada Marc Marquez yang disebut pembalap paling baik serta sangat menguasai dalam beberapa saat terakhir.

Bagaimana tanggapan Joan Mir? “Nikmat sekali bicara di luar, (sebab) dia telah pensiun serta seperti itu,” sebut Mir saat interviu dengan Marca.

“Yang tidak saya ketahui ialah, dengan teorinya, Casey telah tidak ada lagi di sini kan? Tetapi dia hanya ada untuk memberikan tanggapan seperti ini. Saya tidak pahami.”

“Diamkan saja dia bicara seenaknya, memberi gagasannya. Dari rumah, duduk di sofa, lokasi yang benar-benar damai,” katanya mengkritik.

Tidak hanya itu, Joan Mir selanjutnya menyebutkan jika Marc Marquez juga mencatat titel juara dunianya yang pertama kali di MotoGP waktu pesaing lain luka

Hal tersebut terus tidak kurangi nilai atau gengsi dari gelar itu.

“Kelihatannya hal sama berlangsung di titel juara dunia pertama kalinya Marquez, waktu (Dani) Pedrosa serta (Jorge) Lorenzo sedang luka. Tetapi itu kan tidak bermakna titel juara dunia raihannya jadi kurang bernilai. Benar-benar tidak, itu tentunya terus bernilai sebab jadi yang pertama kali baginya,” tuturnya.

“Saya tidak memahami dengan (tanggapan Stoner) ‘karena tidak ada Marquez, nilainya jadi berkurang’. Ini, Marquez telah mengambil efek di race pertama kali serta dia luka. Tetapi itu kan sisi dari pertandingan. Apa yang terjadi bila Marquez tidak jatuh? Kita tidak akan sempat tahu. Tetapi untuk sekarang ini, kenyataannya ialah dia jatuh di balapan pertama kali,” papar Mir.

Joan Mir sekarang ini tempati urutan ke-2 klassemen MotoGP 2020 untuk sesaat dengan 105 point. Dia hanya kalah dari Fabio Quartararo yang ada di urutan kesatu dengan 115 point.

Masuk tahun 2020 bermakna tinggal setahun lagi Circuit Mandalika, Lombok untuk MotoGP siap digeber.

Sama seperti yang sudah disetujui Indonesia akan mengadakan tempat balap motor paling berprestise itu di circuit yang sedang dibuat itu pada 2021.

MotoGP lewat account instagramnya, @motogp mengupload perancangan video render 3D untuk deskripsi bagaimana circuit ini nampak nanti.

Berada tidak jauh dari Bali tentu saja tempat circuit ini akan menganakemaskan beberapa pelancong yang cukup tergambarkan dari video render itu.

Circuit ini diprediksikan dapat memuat pemirsa dengan kemampuan 150.000 orang.

Banyak yang meramalkan gelaran MotoGP di Indonesia akan masuk

untuk daftar pekerjaan otomotif paling dinanti tahun itu serta jadi perhatian penting.

Paling akhir Indonesia mengadakan MotoGP di tahun 1997. MotoGP berulang-kali berusaha

untuk ajak Indonesia masuk kembali lagi tetapi tidak berhasil oleh beberapa masalah

termasuk juga tentu saja mendapatkan venue yang sesuai dengan standard detail FIM Grade A.

MotoGP pada akhirnya terima Indonesia kembali lagi untuk pelaksana dengan sediakan satu circuit baru di tahun 2021 kelak.

Ketertarikan MotoGP di Indonesia pasti dapat dilukiskan seperti besarnya pasar sepeda motor dalam negeri.

Telah dinyatakan beberapa fans motor seperti Honda, Yamaha, serta Suzuki akan turun memberikan dukungan brand serta pebalab pujaannya.

 

Marc Marquez pahami kesusahan adik sekaligus juga tandemnya, Alex, di MotoGP 2020. Marquez tidak kikir panduan untuk menolong Alex supaya sukses di balapan.
Duet saudara kandung ini tidak berjalan sesuai dengan keinginan. Marquez mangkir di beberapa kejuaraan selesai kecelakaan di seri pertama, serta Alex Marquez tidak berhasil cemerlang pada musim pertama kalinya di kelas premier.

Juara dunia Moto2 2019 itu baru 2x finish di 10 besar dalam delapan seri pertama pada musim ini, serta telah 2x tidak berhasil kantongi point yang berlangsung di Styria serta San Marino.

“Kejuaraan ini susah untuk seorang pembalap rookie, dan juga untuk semua pembalap,” kata Marquez diambil Speedweek. “Jarak saatnya demikian dekat, 17 atau 18 pembalap cuman dalam sedetik — itu kan mengagumkan sebab kupikir Kejuaraan Dunia MotoGP pada musim ini cukup setimbang.”

“Ditambah lagi sebab banyak balapan dalam tempo yang cepat. Ini susah sebab segalanya berlangsung demikian cepat, begitu cepat untuk seorang rookie. Ditambah, minimnya tes, kami umumnya jalani empat atau lima hari tes, yang paling menolong.”

Marquez malah jalani profesi di MotoGP yang paling mulus

Tidak seperti Alex, Semenjak kiprah pada 2013, Marquez sukses merampas enam titel juara dunia dalam tujuh musim pertama kalinya.

Marquez menolong Alex dengan memberikan beberapa panduan. Tetapi, Marc Marquez tidak bisa banyak memberikan dukungan adiknya itu sebab perlu masih pro.

“Saya coba menolong Alex serta saat mereka memperoleh pilihan ban di hari Kamis, ia akan mengirimiku beberapa foto serta saya memberikan ia beberapa tips. Tetapi kami kan punyai ketentuan sebab yang pertama serta penting ia harus kerja dengan teamnya,” papar pembalap berumur 27 tahun itu.

“Kami tetap harus pro serta jika ia sangsi mengenai style membalapnya atau apa saja,

ia menghubungiku tetapi saya tidak sempat sich menghubungi ia. Ia toh harus melapor sebab ia berada di trek s

erta kerja disana dengan teamnya, yang ialah beberapa orang penuh pengalaman. Pastinya kami terlibat perbincangan, kadang 3x satu hari,” Marc Marquez memberikan tambahan.

 

Fabio Quartararo tidak hanya kembali pada tribune paling atas di MotoGP Catalunya 2020. Dia sekaligus juga meneruskan ‘kemesraan’ dengan circuit itu.
Quartararo sukses naik tribune paling atas dalam balapan Minggu (27/9/2020) akhir pekan kemarin. Itu jadi kemenangan ke-3nya di MotoGP 2020 selama ini.

Sesudah sukses memenangkan dua seri awal musim ini, Fabio Quartararo pernah kesusahan untuk mengulang-ulanginya. Jangankan menang, naik tribune juga tidak. Lima seri juga berlalu setelah kemenangan gandanya dalam dua seri di Jerez pada awal musim.

Baru di MotoGP Catalunya 2020 pembalap Prancis 21 tahun itu dapat kembali ke tribune, dengan meraih kemenangan. Hasil itu, serta hasil rider-rider lain dalam balapan, sekaligus juga bawa Quartararo kembali lagi memuncaki klasemen MotoGP 2020 untuk sesaat.

S/d delapan seri balapan selama ini, Fabio Quartararo mengumpulkan 108 point

Pembalap Petronas Yamaha SRT itu unggul delapan angka dari Joan Mir di tempat ke-2.

Melihat beberapa hasil pada musim awalnya, tersingkap juga jika Quartararo rupanya punyai cerita istimewa di Sirkuit de Barcelona-Catalunya. Kemenangan diakhir pekan ialah yang ke-3 berturut-turut dia naik tribune disana, termasuk juga 2x menjadi juara.

‘Kemesraan’ Fabio Quartararo dengan Sirkuit de Barcelona-Catalunya ini bermula dengan kemenangan saat tampil di kelas Moto2 pada 2018. Sedang musim kemarin, dalam kiprahnya di MotoGP, dia sukses finish ke-2. Itu tribune pertamanya di kelas primer.

Serta, saat turun di FIM CEV Moto3 International Championship tahun 2014, Sirkuit de Barcelona-Catalunya jadi salah satunya circuit yang sukses 2x dimenangkan Fabio Quartararo dalam pergerakannya jadi jawara kelas junior Moto3 itu.

Tidak bingung bila MotoGP.com dalam satu artikelnya menyinggung aksi sang pembalap di MotoGP Catalunya 2020, memberi judul ‘Quartararo serta Barcelona: satu cerita cinta yang bersambung di 2020’.

Marc Marquez menyanggah asumsi yang menyebutkan, motor Honda dibuat untuk dianya. Marquez dapat benar-benar kuat sebab beradaptasi dengan ciri-ciri motor.
Tunggangi RC213V, pembalap Spanyol itu meraih sukses besar. Marquez memenangkan 56 dari 128 balapan yang diiringinya untuk merampas enam gelar juara dunia MotoGP.

Kedidayaan Marquez di atas motor Honda nampak jelas pada musim kemarin. Marquez jadi jawara di 12 dari 18 seri serta belum pernah finish bertambah jelek dibanding tempat ke-2. Pembalap berumur 27 tahun itu mengakhiri dengan keseluruhan 420 point, sebagai rekor point baru.

Tetapi, ada asumsi miring dibalik sukses besar Marquez, bersamaan ketidakberhasilan pembalap-pebalap jenis Dani Pedrosa serta Jorge Lorenzo. Ada anggapan jika motor Honda memang dibuat untuk Marquez.

Asumsi itu dapat jadi betul ada lihat bukti di MotoGP 2020

saat Marquez mangkir panjang karena patah tulang lengan. Tidak ada satupun pembalap Honda yang dapat finish tribune di tujuh balapan pertama, bukannya mencetak kemenangan. Serta tandem Marquez sekaligus juga adiknya sendiri, Alex Marquez, mentok finish ke-7, yang diraih sekali di Emilia Romagna.

“Tujuanku tentunya satu motor MotoGP tetaplah motor MotoGP. Tujuanku tiap motor MotoGP itu punyai ciri-ciri yang berlainan dan sang pembalap harus menyesuaikan dengan motornya,” kata Marquez dikutip The Race.

“Honda punyai filosofi ini sepanjang tahun di kelas 500cc serta kelas MotoGP. Misalnya, saat saya bicara dengan (Mick) Doohan, dengan (Alex) Criville, filosofinya sama kok. Honda punyai motor yang bagus, tetapi Anda perlu 100 % bugar, Anda perlu benar-benar memaksakan motornya tetapi saat Anda telah nyetel dengan motornya, Anda dapat benar-benar kuat. Selanjutnya saat saya membaca ‘tidak motornya hanya dibikin untuk style Marquez serta bla bla’, tidak semacam itu kok.”

“Tujuanku kami punyai tiga motor sah di trek. Tahun kemarin itu saya, Lorenzo, serta Crutchlow serta semua pembalap punyai tanggapan yang serupa. Hal-hal lain jika satu pembalap bertambah kuat atau bisa lebih lamat. Tetapi saya lah yang pertama yang ingin satu motor yang kuat sekaligus juga yang bertambah gampang bagiku.”

“Tetapi, tidak semacam itu, ini ialah satu motor yang bersaing serta di balapan paling akhir contohnya, mereka finish P6 dengan Nakagami serta P7 dengan pembalap rookie, Alex. Jadi ini kan motor yang bagus, punyai kekuatan tetapi jika Anda pahami motornya, Anda memang perlu berulang-kali jatuh, tetapi Anda akan pahaminya,” simpul Marc Marquez.

Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, memperjelas jika ia lebih perlu kemenangan daripada jadi rider paling cepat waktu tes resmi MotoGP.

Maverick Vinales tampil untuk rider paling cepat pada tes resmi MotoGP 2020 di Circuit Misano, San Marino, Selasa (15/9/2020) kemarin.

Vinales memiliki predikat itu sesudah dapat mengakhiri satu putaran Circuit Misano dalam tempo 1 menit 31,532 detik.

Disadari Vinales, catatan waktu lap itu berlangsung karena elemen baru yang dipasang di motor balap YZR-M1 kepunyaannya.

“Selama ini, ini ialah tes terbaik saya. Kami mengetes knalpot, swingarm,” kata Vinales, dikutip BolaSport.com dari Motosan.es.

“Saya sudah memakai bagian-bagian dalam tes pada dua sisi itu. Kami akan coba mengetes pemakain grip yang lebih sedikit, tentunya tidak gampang.”

 

 

“Kami bikin manuver kecepatan yang bagus,” sebut ia lagi.

Dengan bekal hasil yang dicapai pada tes resmi, Maverick Vinales juga akui ketertarikan untuk selalu memakai elemen baru dari Yamaha itu.

Rider asal Spanyol itu berkemauan melakukan perbaikan perform serta hasil jelek yang didapatkan pada balapan MotoGP San Marino 2020.

 
https://digitalmarketingpartnerz.com/motogp-emilia-slot-deposit-pulsa-romagna-2020-akan-pecah-rekor-tribune/ https://obatpilekmenahun.com/masalah-thiago-bayern-telah-slot-deposit-pulsa-setuju-dengan-liverpool/ https://skippypodar.net/van-der-sar-henderson-buat-slot-deposit-pulsa-takjub-tetapi-de-gea-fenomenal/ https://bethelmainesnowwoman.com/mendekati-slot-deposit-pulsa-musuh-liverpool-chelsea-masih-didera-badai-luka/

Klasemen MotoGP alami perubahan di papan atas sesudah balapan di Misano. Fabio Quartararo tidak berhasil finish, Andrea Dovizioso jadi yang paling atas.
Dalam balapan di Circuit Marco Simoncelli, Misano, Minggu (13/9/2020) malam WIB, Quartararo 2x crash di MotoGP San Marino. Ia pada akhirnya tidak dapat mengantongi point sesudah jatuh waktu balapan tinggal tujuh lap lagi.

Perolehan angka pembalap Prancis itu ketahan di 70 point. Quartararo sekarang berada di tempat ke-2 klasemen MotoGP 2020.

Dovizioso dapat manfaatkan keadaan itu. Ia finish ke-7 sampai dapat mengantongi sembilan point penambahan. Italiano itu sekarang memuncaki klasemen MotoGP dengan perolehan 76 point.

Berada di rangking ke-3 klasemen MotoGP 2020, pembalap Pramac Ducati, Jack Miller. Pembalap Australia itu telah mengantongi 64 point.

Beruntun tempati tempat 5 besar ada Joan Mir dengan koleksi 60 point serta Maverick Vinales dengan perolehan 58 point.

Juara balapan MotoGP San Marino, Franco Morbidelli, berada di rangking ke-7 klasemen MotoGP 2020 dengan perolehan 57 point. Ia hanya memiliki jarak satu angka dari Valentino Rossi yang berada di tempat ke enam.

 

 

MotoGP 2020 masih tersisa delapan balapan lagi. Dengan jarak di klasemen MotoGP yang masih tetap rapat, seolah jadi agunan jika balapan MotoGP 2020 akan hebat sampai akhir.

MotoGP 2020 akan langsung lanjut di pekan depan. MotoGP Emilia Romagna yang akan dipentaskan di circuit yang serupa.

Klasemen MotoGP 2020