Valentino Rossi tidak berpeluang selekasnya berupaya mengakhiri runtutan hasil kurang baik selesai hat-trick crash. Dia mangkir dari race minggu ini karena positif virus Corona.
Seperti sebelumnya telah dikabarkan, The Doctor telah dipastikan positif COVID-19. Teamnya, Monster Energy Yamaha MotoGP, telah memberitahukan VR46 tidak akan ikut dalam MotoGP Aragon 2020 minggu ini.

Walau sebenarnya Valentino Rossi pasti telah sangat menunggu race sebagai ajang seri ke-10 dalam serangkaian MotoGP 2020 itu. Bukan apa-apa, di balapan awalnya Rossi barusan crash untuk ke-3 kalinya dengan beruntun.

Di Le Mans dalam MotoGP Prancis 2020 akhir minggu lalu, balapan Rossi tidak berjalan lama. Dia jatuh di Turn 3 serta mencatat DNF (tidak finish) yang keempatnya di musim ini.

Sesudah DNF pada awal musim ini dalam race di Jerez dalam MotoGP Spanyol 2020

Valentino Rossi pernah langsung bangun dengan finish ke-3 di circuit yang serupa dalam MotoGP Andalusia 2020.

Selanjutnya, seringkali juga dia terjebak dalam kompetisi untuk berebutan tribune lagi. Di 4 seri sesudah tribune di Jerez, Rossi mencatat 2x finish ke-5, sekali finish ke-9, serta sekali finish ke-4.

Setelah finish ke-4 di Misano dalam MotoGP San Marino 2020 itu keberuntungan Rossi berbeda. Di circuit yang serupa dalam ajang MotoGP Emilia Romagna 2020, Rossi crash serta DNF.

Tidak berbeda jauh dengan race di MotoGP Catalunya 2020 dan MotoGP Prancis 2020 di akhir minggu kemarin. Juara dunia 9x itu juga lengkapi hat-trick crash, sebentuk catatan yang pasti tidak oke antara setumpuk rekor catatannya.

Valentino Rossi pastinya penuh kemauan kembali pada trek untuk kembali pada jalan positif di Aragon. Tetapi Dewi Fortuna nampaknya masih jauhi Rossi. Dia kembali lagi terhalang bukan lantaran permasalahan tehnis di motor, cuaca, ban, atau yang lain tetapi gara-gara COVID-19. Kemungkinan besar Rossi akan diganti Jorge Lorenzo di MotoGP Aragon 2020.

Fabio Quartararo memang tidak berhasil raih tribune di MotoGP Prancis. Walau demikian, dia terus berasa senang sebab sukses menambahkan point serta menjauh dari kejaran beberapa lawannya.
Di Circuit Bugatti, Le Mans, Minggu (11/10/2020), Quartararo diunggulkan mencetak kemenangan. Ditambah lagi dia sukses raih pole position, yang berarti dia akan start sangat depan.

Tetapi faktanya tidak sama di track. Hujan yang turun membuat Quartararo susah tampil optimal. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu tidak terlatih balapan di track basah.

Mengakibatkan, tempatnya terus-terusan turun sebab disalip pembalap-pebalap lain, bahkan juga turun sampai posisi ke-11.

Mujur, beberapa crash yang dirasakan rider-rider di depannya seperti Jack Miller, Alex Rins, serta Cal Crutchlow membuat tempatnya bergerak. Dia juga sanggup manfaatkan peluang itu serta pada akhirnya dapat finish di status ke-9.

“Balapan di Le Mans ialah pengalaman pertama kali saya di track basah. Tetapi hasilnya pada akhirnya tidak buruk-buruk sangat kok, terlebih bila menyangkutkannya dengan perebutan gelar juara dunia,” kata Quartararo, diambil GPOne

“Pada awal balapan saya sedikit kesusahan dengan ban belakang saya, tidak seperti Dovi(zioso) atau Petrucci yang kuat. Di lap-lap awalnya saya coba menjaga status saya, tetapi sesudah lap ke-9 saya benar-benar kesusahan dengan cengkraman motornya.”

“Saya benar-benar menanggung derita, khususnya waktu keluar dari kelokan. Tetapi yang perlu sekarang ini ialah belajar pahami apakah yang baru saja berlangsung untuk penyiapan di hari esok,” tuturnya.

Quartararo sekarang ini pimpin klassemen pembalap dengan 115 point dari sembilan balapan. Dia unggul 10 point dari Joan Mir (Suzuki) yang berada di urutan ke-2 serta 18 point dari Andrea Dovizioso (Ducati) yang berada di posisi ke-3.

Casey Stoner pernah memberi komentar masalah kompetisi juara dunia MotoGP 2020 tiada Marc Marquez. Joan Mir membalas dengan kritikan menusuk.
Semenjak crash di seri pertama kali musim ini, Marc Marquez belum dapat ikut-ikutan race lagi. MotoGP 2020 sendiri telah berjalan s/d 9 seri balapan, dari keseluruhan 14 race.

Casey Stoner, jawara MotoGP 2007 serta 2011, menyebutkan jika kompetisi juara dunia kelas primer musim ini telah kehilangan tajinya sebab tidak ada Marc Marquez yang disebut pembalap paling baik serta sangat menguasai dalam beberapa saat terakhir.

Bagaimana tanggapan Joan Mir? “Nikmat sekali bicara di luar, (sebab) dia telah pensiun serta seperti itu,” sebut Mir saat interviu dengan Marca.

“Yang tidak saya ketahui ialah, dengan teorinya, Casey telah tidak ada lagi di sini kan? Tetapi dia hanya ada untuk memberikan tanggapan seperti ini. Saya tidak pahami.”

“Diamkan saja dia bicara seenaknya, memberi gagasannya. Dari rumah, duduk di sofa, lokasi yang benar-benar damai,” katanya mengkritik.

Tidak hanya itu, Joan Mir selanjutnya menyebutkan jika Marc Marquez juga mencatat titel juara dunianya yang pertama kali di MotoGP waktu pesaing lain luka

Hal tersebut terus tidak kurangi nilai atau gengsi dari gelar itu.

“Kelihatannya hal sama berlangsung di titel juara dunia pertama kalinya Marquez, waktu (Dani) Pedrosa serta (Jorge) Lorenzo sedang luka. Tetapi itu kan tidak bermakna titel juara dunia raihannya jadi kurang bernilai. Benar-benar tidak, itu tentunya terus bernilai sebab jadi yang pertama kali baginya,” tuturnya.

“Saya tidak memahami dengan (tanggapan Stoner) ‘karena tidak ada Marquez, nilainya jadi berkurang’. Ini, Marquez telah mengambil efek di race pertama kali serta dia luka. Tetapi itu kan sisi dari pertandingan. Apa yang terjadi bila Marquez tidak jatuh? Kita tidak akan sempat tahu. Tetapi untuk sekarang ini, kenyataannya ialah dia jatuh di balapan pertama kali,” papar Mir.

Joan Mir sekarang ini tempati urutan ke-2 klassemen MotoGP 2020 untuk sesaat dengan 105 point. Dia hanya kalah dari Fabio Quartararo yang ada di urutan kesatu dengan 115 point.

Masuk tahun 2020 bermakna tinggal setahun lagi Circuit Mandalika, Lombok untuk MotoGP siap digeber.

Sama seperti yang sudah disetujui Indonesia akan mengadakan tempat balap motor paling berprestise itu di circuit yang sedang dibuat itu pada 2021.

MotoGP lewat account instagramnya, @motogp mengupload perancangan video render 3D untuk deskripsi bagaimana circuit ini nampak nanti.

Berada tidak jauh dari Bali tentu saja tempat circuit ini akan menganakemaskan beberapa pelancong yang cukup tergambarkan dari video render itu.

Circuit ini diprediksikan dapat memuat pemirsa dengan kemampuan 150.000 orang.

Banyak yang meramalkan gelaran MotoGP di Indonesia akan masuk

untuk daftar pekerjaan otomotif paling dinanti tahun itu serta jadi perhatian penting.

Paling akhir Indonesia mengadakan MotoGP di tahun 1997. MotoGP berulang-kali berusaha

untuk ajak Indonesia masuk kembali lagi tetapi tidak berhasil oleh beberapa masalah

termasuk juga tentu saja mendapatkan venue yang sesuai dengan standard detail FIM Grade A.

MotoGP pada akhirnya terima Indonesia kembali lagi untuk pelaksana dengan sediakan satu circuit baru di tahun 2021 kelak.

Ketertarikan MotoGP di Indonesia pasti dapat dilukiskan seperti besarnya pasar sepeda motor dalam negeri.

Telah dinyatakan beberapa fans motor seperti Honda, Yamaha, serta Suzuki akan turun memberikan dukungan brand serta pebalab pujaannya.

 

Marc Marquez pahami kesusahan adik sekaligus juga tandemnya, Alex, di MotoGP 2020. Marquez tidak kikir panduan untuk menolong Alex supaya sukses di balapan.
Duet saudara kandung ini tidak berjalan sesuai dengan keinginan. Marquez mangkir di beberapa kejuaraan selesai kecelakaan di seri pertama, serta Alex Marquez tidak berhasil cemerlang pada musim pertama kalinya di kelas premier.

Juara dunia Moto2 2019 itu baru 2x finish di 10 besar dalam delapan seri pertama pada musim ini, serta telah 2x tidak berhasil kantongi point yang berlangsung di Styria serta San Marino.

“Kejuaraan ini susah untuk seorang pembalap rookie, dan juga untuk semua pembalap,” kata Marquez diambil Speedweek. “Jarak saatnya demikian dekat, 17 atau 18 pembalap cuman dalam sedetik — itu kan mengagumkan sebab kupikir Kejuaraan Dunia MotoGP pada musim ini cukup setimbang.”

“Ditambah lagi sebab banyak balapan dalam tempo yang cepat. Ini susah sebab segalanya berlangsung demikian cepat, begitu cepat untuk seorang rookie. Ditambah, minimnya tes, kami umumnya jalani empat atau lima hari tes, yang paling menolong.”

Marquez malah jalani profesi di MotoGP yang paling mulus

Tidak seperti Alex, Semenjak kiprah pada 2013, Marquez sukses merampas enam titel juara dunia dalam tujuh musim pertama kalinya.

Marquez menolong Alex dengan memberikan beberapa panduan. Tetapi, Marc Marquez tidak bisa banyak memberikan dukungan adiknya itu sebab perlu masih pro.

“Saya coba menolong Alex serta saat mereka memperoleh pilihan ban di hari Kamis, ia akan mengirimiku beberapa foto serta saya memberikan ia beberapa tips. Tetapi kami kan punyai ketentuan sebab yang pertama serta penting ia harus kerja dengan teamnya,” papar pembalap berumur 27 tahun itu.

“Kami tetap harus pro serta jika ia sangsi mengenai style membalapnya atau apa saja,

ia menghubungiku tetapi saya tidak sempat sich menghubungi ia. Ia toh harus melapor sebab ia berada di trek s

erta kerja disana dengan teamnya, yang ialah beberapa orang penuh pengalaman. Pastinya kami terlibat perbincangan, kadang 3x satu hari,” Marc Marquez memberikan tambahan.

 

Fabio Quartararo tidak hanya kembali pada tribune paling atas di MotoGP Catalunya 2020. Dia sekaligus juga meneruskan ‘kemesraan’ dengan circuit itu.
Quartararo sukses naik tribune paling atas dalam balapan Minggu (27/9/2020) akhir pekan kemarin. Itu jadi kemenangan ke-3nya di MotoGP 2020 selama ini.

Sesudah sukses memenangkan dua seri awal musim ini, Fabio Quartararo pernah kesusahan untuk mengulang-ulanginya. Jangankan menang, naik tribune juga tidak. Lima seri juga berlalu setelah kemenangan gandanya dalam dua seri di Jerez pada awal musim.

Baru di MotoGP Catalunya 2020 pembalap Prancis 21 tahun itu dapat kembali ke tribune, dengan meraih kemenangan. Hasil itu, serta hasil rider-rider lain dalam balapan, sekaligus juga bawa Quartararo kembali lagi memuncaki klasemen MotoGP 2020 untuk sesaat.

S/d delapan seri balapan selama ini, Fabio Quartararo mengumpulkan 108 point

Pembalap Petronas Yamaha SRT itu unggul delapan angka dari Joan Mir di tempat ke-2.

Melihat beberapa hasil pada musim awalnya, tersingkap juga jika Quartararo rupanya punyai cerita istimewa di Sirkuit de Barcelona-Catalunya. Kemenangan diakhir pekan ialah yang ke-3 berturut-turut dia naik tribune disana, termasuk juga 2x menjadi juara.

‘Kemesraan’ Fabio Quartararo dengan Sirkuit de Barcelona-Catalunya ini bermula dengan kemenangan saat tampil di kelas Moto2 pada 2018. Sedang musim kemarin, dalam kiprahnya di MotoGP, dia sukses finish ke-2. Itu tribune pertamanya di kelas primer.

Serta, saat turun di FIM CEV Moto3 International Championship tahun 2014, Sirkuit de Barcelona-Catalunya jadi salah satunya circuit yang sukses 2x dimenangkan Fabio Quartararo dalam pergerakannya jadi jawara kelas junior Moto3 itu.

Tidak bingung bila MotoGP.com dalam satu artikelnya menyinggung aksi sang pembalap di MotoGP Catalunya 2020, memberi judul ‘Quartararo serta Barcelona: satu cerita cinta yang bersambung di 2020’.

Marc Marquez menyanggah asumsi yang menyebutkan, motor Honda dibuat untuk dianya. Marquez dapat benar-benar kuat sebab beradaptasi dengan ciri-ciri motor.
Tunggangi RC213V, pembalap Spanyol itu meraih sukses besar. Marquez memenangkan 56 dari 128 balapan yang diiringinya untuk merampas enam gelar juara dunia MotoGP.

Kedidayaan Marquez di atas motor Honda nampak jelas pada musim kemarin. Marquez jadi jawara di 12 dari 18 seri serta belum pernah finish bertambah jelek dibanding tempat ke-2. Pembalap berumur 27 tahun itu mengakhiri dengan keseluruhan 420 point, sebagai rekor point baru.

Tetapi, ada asumsi miring dibalik sukses besar Marquez, bersamaan ketidakberhasilan pembalap-pebalap jenis Dani Pedrosa serta Jorge Lorenzo. Ada anggapan jika motor Honda memang dibuat untuk Marquez.

Asumsi itu dapat jadi betul ada lihat bukti di MotoGP 2020

saat Marquez mangkir panjang karena patah tulang lengan. Tidak ada satupun pembalap Honda yang dapat finish tribune di tujuh balapan pertama, bukannya mencetak kemenangan. Serta tandem Marquez sekaligus juga adiknya sendiri, Alex Marquez, mentok finish ke-7, yang diraih sekali di Emilia Romagna.

“Tujuanku tentunya satu motor MotoGP tetaplah motor MotoGP. Tujuanku tiap motor MotoGP itu punyai ciri-ciri yang berlainan dan sang pembalap harus menyesuaikan dengan motornya,” kata Marquez dikutip The Race.

“Honda punyai filosofi ini sepanjang tahun di kelas 500cc serta kelas MotoGP. Misalnya, saat saya bicara dengan (Mick) Doohan, dengan (Alex) Criville, filosofinya sama kok. Honda punyai motor yang bagus, tetapi Anda perlu 100 % bugar, Anda perlu benar-benar memaksakan motornya tetapi saat Anda telah nyetel dengan motornya, Anda dapat benar-benar kuat. Selanjutnya saat saya membaca ‘tidak motornya hanya dibikin untuk style Marquez serta bla bla’, tidak semacam itu kok.”

“Tujuanku kami punyai tiga motor sah di trek. Tahun kemarin itu saya, Lorenzo, serta Crutchlow serta semua pembalap punyai tanggapan yang serupa. Hal-hal lain jika satu pembalap bertambah kuat atau bisa lebih lamat. Tetapi saya lah yang pertama yang ingin satu motor yang kuat sekaligus juga yang bertambah gampang bagiku.”

“Tetapi, tidak semacam itu, ini ialah satu motor yang bersaing serta di balapan paling akhir contohnya, mereka finish P6 dengan Nakagami serta P7 dengan pembalap rookie, Alex. Jadi ini kan motor yang bagus, punyai kekuatan tetapi jika Anda pahami motornya, Anda memang perlu berulang-kali jatuh, tetapi Anda akan pahaminya,” simpul Marc Marquez.

Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, memperjelas jika ia lebih perlu kemenangan daripada jadi rider paling cepat waktu tes resmi MotoGP.

Maverick Vinales tampil untuk rider paling cepat pada tes resmi MotoGP 2020 di Circuit Misano, San Marino, Selasa (15/9/2020) kemarin.

Vinales memiliki predikat itu sesudah dapat mengakhiri satu putaran Circuit Misano dalam tempo 1 menit 31,532 detik.

Disadari Vinales, catatan waktu lap itu berlangsung karena elemen baru yang dipasang di motor balap YZR-M1 kepunyaannya.

“Selama ini, ini ialah tes terbaik saya. Kami mengetes knalpot, swingarm,” kata Vinales, dikutip BolaSport.com dari Motosan.es.

“Saya sudah memakai bagian-bagian dalam tes pada dua sisi itu. Kami akan coba mengetes pemakain grip yang lebih sedikit, tentunya tidak gampang.”

 

 

“Kami bikin manuver kecepatan yang bagus,” sebut ia lagi.

Dengan bekal hasil yang dicapai pada tes resmi, Maverick Vinales juga akui ketertarikan untuk selalu memakai elemen baru dari Yamaha itu.

Rider asal Spanyol itu berkemauan melakukan perbaikan perform serta hasil jelek yang didapatkan pada balapan MotoGP San Marino 2020.

 
https://digitalmarketingpartnerz.com/motogp-emilia-slot-deposit-pulsa-romagna-2020-akan-pecah-rekor-tribune/ https://obatpilekmenahun.com/masalah-thiago-bayern-telah-slot-deposit-pulsa-setuju-dengan-liverpool/ https://skippypodar.net/van-der-sar-henderson-buat-slot-deposit-pulsa-takjub-tetapi-de-gea-fenomenal/ https://bethelmainesnowwoman.com/mendekati-slot-deposit-pulsa-musuh-liverpool-chelsea-masih-didera-badai-luka/

Klasemen MotoGP alami perubahan di papan atas sesudah balapan di Misano. Fabio Quartararo tidak berhasil finish, Andrea Dovizioso jadi yang paling atas.
Dalam balapan di Circuit Marco Simoncelli, Misano, Minggu (13/9/2020) malam WIB, Quartararo 2x crash di MotoGP San Marino. Ia pada akhirnya tidak dapat mengantongi point sesudah jatuh waktu balapan tinggal tujuh lap lagi.

Perolehan angka pembalap Prancis itu ketahan di 70 point. Quartararo sekarang berada di tempat ke-2 klasemen MotoGP 2020.

Dovizioso dapat manfaatkan keadaan itu. Ia finish ke-7 sampai dapat mengantongi sembilan point penambahan. Italiano itu sekarang memuncaki klasemen MotoGP dengan perolehan 76 point.

Berada di rangking ke-3 klasemen MotoGP 2020, pembalap Pramac Ducati, Jack Miller. Pembalap Australia itu telah mengantongi 64 point.

Beruntun tempati tempat 5 besar ada Joan Mir dengan koleksi 60 point serta Maverick Vinales dengan perolehan 58 point.

Juara balapan MotoGP San Marino, Franco Morbidelli, berada di rangking ke-7 klasemen MotoGP 2020 dengan perolehan 57 point. Ia hanya memiliki jarak satu angka dari Valentino Rossi yang berada di tempat ke enam.

 

 

MotoGP 2020 masih tersisa delapan balapan lagi. Dengan jarak di klasemen MotoGP yang masih tetap rapat, seolah jadi agunan jika balapan MotoGP 2020 akan hebat sampai akhir.

MotoGP 2020 akan langsung lanjut di pekan depan. MotoGP Emilia Romagna yang akan dipentaskan di circuit yang serupa.

Klasemen MotoGP 2020