http://68.183.183.3/ –Karim Benzema mendapatkan penghargaan atas perform apiknya di Liga Spanyol musim kemarin. Ia dipilih selaku Pemain Terhebat LaLiga 2019/2020.
Benzema jadi salah satunya pilar penting dalam kesuksesan Real Madrid memenangkan Liga Spanyol 2019/2020. Penyerang berkebangsaan Prancis itu adalah top scorer Madrid di Liga Spanyol dengan 21 gol.

Dalam Marca Football Awards, Benzema menyikat Piala Alfredo Di Stefano sesudah dikukuhkan selaku Pemain Terhebat LaLiga 2019/2020. Striker berumur 33 tahun itu dipilih selaku pemain terhebat dalam voting yang dikerjakan oleh penggemar.

“Ini benar-benar bermakna. Saya berasa senang dan benar-benar suka. Ini ialah imbalan untuk kerja saya di club ini semenjak 2009 dan, sama seperti yang saya ngomong, itu membuat saya benar-benar senang, tidak disangsikan kembali,” tutur Karim Benzema seperti dikutip Marca.

Baca juga : Tembus 3 Besar, Man United Mulai Jadi Lawan Gelar Juara?

“Saya telah di Real Madrid sepanjang tahun dan saya terus bekerja untuk selalu menolong team.”

Kesuksesan Karim Benzema raih gelar Pemain Terhebat LaLiga 2019/2020 memutuskan supremasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ke-2 nya ada selalu di daftar juara semenjak 2008/2009.

“(Messi dan Ronaldo) itu berlainan. Mereka telah raih banyak penghargaan pribadi dan, untuk saya, ialah satu kehormatan dapat raih ini geser dua pemain ini,” kata Benzema.

Saat itu, Lionel Messi raih Piala Pichichi atau hebat skorer sesudah cetak 25 gol di LaLiga musim kemarin. Ini ialah ke-7 kalinya pemain Barcelona itu raih penghargaan itu.

Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, merampas Piala Zamora sesudah jadi kiper dalam jumlah kecolongan sedikitnya di LaLiga 2019/2020 (20 gol). Di sejauh musim kemarin, penjaga gawang asal Belgia itu menulis 18 clean sheet.

Kesuksesan Karim Benzema dan Courtois diperlengkapi perolehan lain dari pelatihnya di El Real. Ada Piala Miguel Munoz, Pelatih Terhebat, yang dikasih ke Zinedine Zidane (Real Madrid) dan Julen Lopetegui (Sevilla). Ke-2 nya sama raih 67 point dalam mekanisme penilaian Marca.

Baca juga : Menjelang PON 2021, Beberapa ratus Olahragawan Sulsel Test Fisik dan Kesehatan

 

 

Barcelona dalam trend bagus di Liga Spanyol. Walau demikian, si pelatih Ronald Koeman meminta pasukannya tinggalkan satu rutinitas jelek ini.
Barcelona pelan-pelan kembali lagi menuju kelas atas Klasemen Liga Spanyol, sesudah meraih dua kemenangan berturut-turut atas Levante dan Real Sociedad.

Blaugrana sesaat duduk di rangking ke-5 dengan 20 point dari 12 laga. Beda enam point dari puncak sesaat, Atletico Madrid.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman minta Lionel Messi cs untuk jaga stabilitas. Khususnya satu perihal yang menjadi catatan dan harus dibenahi, masalah sia-siakan kesempatan.

“Kami terus membuat banyak kesempatan, tetapi kami semestinya dapat lebih efisien,” keras Koeman seperti dikutip dari Marca.

“Kami memiliki sistem, tetapi kebebasan di atas lapangan pasti lebih penting,” sambungnya.

Baca juga : BWF World Tur Final 2020 Jadi Peluang Kevin/Marcus Pecah Telur

Di pertandingan paling akhir misalkan melawan Real Sociedad (menang 2-1), Barcelona sesungguhnya dapat menang lebih besar. Seandainya saja, sontekan Antoine Griezmann di muka gawang yang telah kosong berbuntut gol.

Barcelona juga terus melepaskan banyak tendangan ke gawang dan mengungkung pertahanan musuh dengan ketat. Namun itu barusan, kesempatan-peluang yang terbentuk semestinya dapat dioptimalkan menghasilkan gol.

“Saya yakin jika pemain sepak bola yang luar biasa itu tahu langkah bermain yang bagus,” tambah Ronald Koeman.

Seterusnya, Barcelona akan hadapi Valencia di kelanjutan Liga Spanyol pada Sabtu (19/12) jam 22.15 WIB. Dapat kembali lagi menang atau malah dikejuti bekas teamnya Ronald Koeman, Barca?

Baca juga : Rakitic: Messi, Bertahanlah di Barcelona Lebih Lama

 

Keinginan supaya Lionel Messi dapat berada di Barcelona semakin lama tiba dari bekas rekanan segrupnya. Ivan Rakitic yang ngomong itu.
Hari esok Messi di Barcelona dispekulasi. Pada musim panas lalu, ia diberitakan akan keluar bersamaan dengan prestasi Blaugrana yang turun.

Manchester City disebut jadi club arah Messi. Proses transfer itu pada akhirnya gagal sebab ayah Messi, Jorge, pastikan nasib bintang Argentina itu dengan di Barcelona.

Di musim kemarin, Barcelona tidak berhasil raih piala. Sesaat pada musim ini, Los Cules belum tampil sip.

Sepanjang 12 laga yang telah ditempuh, Barcelona telah 4 kali menerima kekalahan. Mereka juga duduk dalam sikap ke-5 klassemen Liga Spanyol dengan perolehan 20 angka.

Messi tidak dapat memberikan andil optimal pada musim ini. Baru 5 gol yang dicatat untuk Barca.

Baca juga : Chelsea Belum Siap Juara Liga Inggris Musim Ini

Di tengah-tengah perform Barca yang belum optimal, ada wawasan pemangkasan upah pemain. Kritis keuangan sebab wabah virus Corona jadi karena intinya.

Jika sampai tidak ingin dipotong upah, Messi terancam dilepaskan. Meskipun begitu, Rakitic mengharap Messi bertahan.

“Saya mengharap jika ia bisa bermain semakin lama dan ia dapat memutus apa yang terhebat buatnya dan untuk FC Barcelona,” kata Rakitic di Sport.

“Saya jalani enam tahun yang mengagumkan bermain dengannya di Barcelona dan itu benar-benar mengagumkan dapat bermain dengannya di team yang serupa, jadi mudah-mudahan dapat bisa bertahan semakin lama di Barcelona,” kata pemain Kroasia itu menambah.

Sepanjang enam tahun bela Barcelona bersama Messi, Rakitic sanggup menyumbang sekitar 13 piala. Sekarang, pemain 32 tahun itu telah kembali lagi perkuat Sevilla.

Baca juga : Marc Marquez Telah Meninggalkan Rumah Sakit Habis Operasi

 

Zinedine Zidane memuji Atletico Madrid menjelang Derby Madrid. Diego Simeone sebagai pelatih Los Rojiblancos membalas sanjungan dari pesaingnya itu. Apa katanya?
Derby Madrid di antara Real Madrid versus Atletico Madrid diadakan di Estadio Alfredo Di Stefano, Minggu (13/12/2020) pagi hari WIB, dalam kelanjutan Liga Spanyol. Los Blancos sekarang ini ada di urutan ke-4 klassemen dengan 18 point, sesaat Los Colchoneros kumpulkan 24 point dan kokoh di pucuk.

Keunggulan enam point Atletico atas Madrid mendapatkan sorotan dari Zidane menjelang tatap muka ke-2 team. Pelatih Real Madrid itu tidak malu menyebutkan Joao Felix dkk selaku calon juara LaLiga musim ini.

“Ya (favorite juara), mereka memperlihatkan wujud itu saat ini. Mereka ialah team yang lakukan yang terhebat di atas lapangan,” kata Zidane seperti diambil dari situs sah Madrid.

Pujian Zinedine Zidane ke Atletico Madrid disikapi langsung oleh Diego Simeone. Juru strategi asal Argentina itu akui menghargai opini yang dilemparkan pria Prancis itu ke teamnya.

Baca juga : Ini Kemunculan Seragam Team Balap Rossi di MotoGP 2021

Simeone akui semangat menyongsong Derby Madrid kesempatan ini

Menurut dia, ke-2 team mempunyai rekam riwayat kompetisi yang ketat dan sudah sama-sama menaklukkan keduanya.

“Saya umumnya tidak memberi komentar opini rekanan kerja. Semasing mempunyai gagasannya sendiri dan saya menghargai seluruh opini, baik positif atau negatif,” kata Simeonie, dikutip dari Football Espana.

“[Derby Madrid] ialah laga yang cantik dengan beberapa pemain fenomenal di ke-2 team. Madrid sudah berkompetisi sepanjang tahun dengan pemain yang masih, lepas dari umurnya, bersaing dengan pemain yang lebih muda, dan itu yang kami kagumi,” ia menambah.

“Mereka ialah saingan bersejarah untuk kami, dan kami akan sakiti mereka semampu kami,” katanya.

Diego Simeone sendiri punyai catatan kurang keren waktu hadapi Zinedine Zidane di Derby Madrid. Atletico Madrid tidak pernah menang hadapi Real Madrid bimbingan Zizou di Liga Spanyol semenjak 2016, dengan rekor 3x kalah dan empat seri.

Baca juga : Jorge Lorenzo Diselidik Berkaitan Masalah Pencucian Uang

 

 

Pertandingan menantang Cadiz di Liga Spanyol betul-betul usai apes untuk Barcelona. Tidak hanya kalah, tim bimbingan Ronald Koeman itu kembali lagi kehilangan Ousmane Dembele sebab luka.
Di Ramón de Carranza, Minggu (6/12/2020) pagi hari WIB, Dembele masuk gantikan Philippe Coutinho pada awal set ke-2 , waktu Barcelona ketinggalan 0-1. Tetapi dia tidak berhasil memberikan ketidaksamaan, di mana dia tidak sekalinya mendapatkan peluang tembak bola ke gawang musuh.

Barcelona pada akhirnya kalah 1-2, dan sehabis pertandingan, Dembele alami permasalahan pada kakinya. Sehabis jalani test, Barcelona umumkan jika Dembele menanggung derita luka hamstring di paha kanannya.

Baca juga : Nyeri! Tulang Marc Marquez Dicangkok di Operasi Ke-3

Mengakibatkan, Dembele harus menyisih untuk sebentar. Belum tahu berapakah lama pemain dari Prancis itu harus mangkir,

tetapi dia ditegaskan mangkir di matchday enam Liga Champions menantang Juventus, Rabu (9/12) pagi hari WIB.

Baik Barcelona atau Juventus sama-sama sudah mengamankan ticket ke set 16 besar, tapi ke-2 nya masih perjuangkan tempat menjadi juara group.

Mangkirnya Dembele jadi rugi untuk Barcelona, ingat dia turut cetak 1 gol waktu Barcelona menang 2-0 di tatap muka pertama di Turin pada Oktober kemarin.

Tidak itu saja, Marca meramalkan Dembele akan mangkir di dua partai LaLiga menantang Levante (13/12) dan Real Sociedad (16/12).

Luka yang dirasakan Dembele di pertandingan menantang Cadiz adalah yang pertama pada musim ini. Tetapi semenjak tergabung ke Barcelona pada 2017, pemain 23 tahun itu teratur luka.

Di musim kemarin saja, dia hanya tampil 9 kali di semua gelaran dan cuman menyumbangkan 1 gol sebab harus jalani pemulihan. Sedang pada musim ini, dia telah bermain 12 kali, cetak empat gol dan 2 assist.

Baca juga : Jadwal Liga Europa Nantinya Malam: Milan Vs Celtic, Tottenham vs LASK

 

Riwayat Real Madrid – Real Madrid ialah club sepakbola kelas atas dari Spanyol. Club asal kota Madrid ini diketahui selaku salah satunya club terbaik dan paling populer di dunia. Real Madrid jadi club dengan keseluruhan titel juara La Liga dan Liga Champions Eropa paling banyak. Pasti selaku club besar dengan pangkalan supporter paling besar di dunia, Real Madrid mempunyai riwayat panjang dari awalnya berdiri sampai berhasil seperti saat ini.

Riwayat Real Madrid

Awalnya Berdiri bernama Madrid FC

Real Madrid pertama dibuat di tahun 1902. Waktu itu olahraga sepakbola baru pertama dikenalkan di kota Madrid, Spanyol, persisnya di perguruan tinggi Institucion Libre de Ensenanza. Beberapa murid kampus itu membuat club (Sociedad) Sky Football pada tahun 1897. Perselisihan sempat berlangsung sampai di tahun 1900 sampai terpecah jadi club baru namanya Nueva Sociedad de Football. Baru di tahun 1902, persisnya pada tanggal 6 Maret 1902, club itu bertukar nama jadi Madrid Football Klub.

Madrid lalu memenangkan gelar pertama yakni Copa del Rey pada tahun 1905. Club ini jadi salah satunya satu pendiri Royal Spanish Football Federation atau Real Federacion Espanola de Futbol (RFEF) pada tahun 1909. Di tahun 1902, Madrid mendapatkan gelar Real (Royal) dari King Alfonso XII hingga nama club beralih menjadi Real Madrid.

Pada persaingan La Liga pertama pada tahun 1929, Real Madrid cuman finis di status 2. Baru pada musim 1931-1932, mereka memenangkan persaingan Liga Spanyol untuk pertamanya kali dalam riwayat Real Madrid. Los Blancos juga langsung mempertahankannya pada musim selanjutnya. Nama ‘Real’ sempat di hilangkan sesudah kehadiran Republik Spanyol Ke-2 semenjak tahun 1931 sampai club ini kembali lagi namanya Madrid FC, walau selanjutnya kembali lagi bertukar nama jadi Real Madrid FC sesudah perselisihan politik usai.

 

 

Periode Keemasan Tahun 50an

Pada tahun 1943, Real Madrid mencatat kemenangan paling besar menantang Barcelona dalam tanding El Clasico dengan score 11-1. Awal tahun 1945, Real Madrid dipresideni oleh Santiago Bernabeu Yeste. Di bawah periode kepemimpinnya, Madrid membuat stadion baru yang istimewa. Stadion itu selanjutnya dinamakan Santiago Bernabeu untuk menghargainya.

Pada tahun 50an, Madrid mulai membangun sekolah tinggi sepakbola sendiri. Sekarang sekolah tinggi itu diketahui bernama La Fabrica. Zaman 50an diikuti dengan keberhasilan besar Real Madrid khususnya di turnamen kontinental. Real Madrid berhasil jadi juara di lima edisi awalnya European Cup atau Liga Champions, yakni awal tahun 1956 sampai 1960. Sampai sekarang, Los Blancos jadi salah satu team yang 5 kali jadi juara Eropa secara berturut-turut. Real juga dianugerahkan UEFA Badge of Honour.

Sejauh zaman 50an dan awalnya 60an, beberapa pemain kunci Real Madrid yang populer diantaranya ialah Alfredo Di Stefano, Ferenc Puskas, Francisco Gento, Raymond Kopa dan Miguel Munoz. Madrid meraih gelar Eropa ke enam pada tahun 1966 dengan turunkan 11 pemain asli Spanyol di final. Club ini stabil di persaingan lokal dengan meraih beberapa piala La Liga dan Copa del Rey.

 

 

Real Madrid di Zaman 80an dan 90an

Zaman keemasan Real Madrid kembali lagi tiba pada tahun 80an. Waktu itu, El Real diketahui dengan beberapa pemain Spanyol alumnus sekolah tinggi yang dipanggil La Quinta del Buitre, salah satunya yakni Emilio Butragueno, Manuel Sanchis, Michel, Martin Vazquez dan Miguel Pardeza. Ditambahkan pemain kunci lain seperti Hugo Sanchez, Real Madrid berhasil memenangkan 5 titel juara La Liga secara beruntun.

 

Sesudah sempat turun pada awal 90an, Real Madrid kembali lagi berjaya di tahun akhir 90an dan awalnya 2000an yang menjadi salah satunya masa paling sukses dalam riwayat Real Madrid. Mereka berhasil meraih 3 piala Liga Champions, persisnya pada tahun 1998, 2000 dan 2002. Titel juara pada tahun 1998 jadi penantian panjang sesudah paling akhir juara pada tahun 1966. Beberapa nama pemain Real Madrid yang pemain kunci misalkan seperti Fernando Hierro, Ivan Zamorano, Fernando Redondo, Raul Gonzalez, Roberto Carlos dan Davor Suker.

Titel juara Liga Champions pada tahun 2000 dicapai waktu dilatih oleh Vicente Del Bosque. Mereka menaklukkan Valencia dalam final sama-sama club Spanyol dan berisi tim pemain muda berpotensi seperti Raul, Guti, Fernando Morientes dan penjaga gawang Iker Casillas. Madrid sempat dikukuhkan selaku club terbaik era ini versi FIFA dan IFFHS. Seterusnya semenjak tahun 2000, Real Madrid masuk babak baru waktu dipegang oleh presiden Florentino Perez.

Project Los Galacticos

Di periode kepimpinan Florentino Perez, Real Madrid populer jor-joran di transfer bursa. Ini karena peraturan Perez yang janji akan mengambil minimum 1 pemain bintang setiap tahun dalam project Los Galacticos. Madrid juga berhasil mengambil Luis Figo (2000), Zinedine Zidane (2001), Ronaldo (2002), David Beckham (2003), Michael Owen (2004), Robinho (2005) dan Fabio Cannavaro (2006). Walau demikian, piala berprestise yang dicapai di zaman Los Galacticos cuman 1 Liga Champions 2002 dan 1 La Liga 2003 saja.

Tahun 2006, Ramon Calderon dipilih jadi presiden Real Madrid. Los Merengues sempat 2 kali juara La Liga pada tahun 2007 dan 2008, tetapi di tingkat Eropa tidak dapat banyak berbuat sebab sering tersingkir di babak 16 besar. Pada tahun 2009, Florentino Perez kembali lagi dipilih selaku presiden club dan project Los Galacticos Jilid 2 kembali lagi digerakkan. Beberapa nama besar dihadirkan di transfer bursa 2009 salah satunya Kaka, Xabi Alonso, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo yang pecahkan rekor transfer paling mahal waktu itu.

 

 

La Decima dan Zaman Zidane

Keberhasilan pada tingkat Eropa kembali lagi dicapai Real Madrid dengan meraih 3 piala juara Liga Champions dalam sekitar 4 musim, yaitu pada tahun 2014, 2016 dan 2017 dengan menaklukkan Atletico Madrid (2 kali) dan Juventus. Gelar kesepuluh yang dicapai pada tahun 2014 dipanggil selaku La Decima. Keberhasilan ini dicapai karena layanan 2 pelatih, Carlo Ancelotti dan Zinedine Zidane. Keseluruhan 12 piala Liga Champions mereka capai, jadi rekor juara Liga Champions paling banyak sejauh riwayat.

Beberapa pemain kunci Real Madrid dalam tahun-tahun ini diantaranya ialah Ronaldo, Ramos, Modric, Marcelo, Bale, Benzema dan Kroos. Zidane yang disebut mantan pemain Real Madrid berhasil jadi salah satunya pelatih paling sukses dalam riwayat Real Madrid. Dia berhasil meraih beberapa piala titel juara. Mereka juga masih terdaftar selaku club paling sukses di Liga Spanyol dan Liga Champions.

 

 

Real Madrid serta Barcelona solid menerima kekalahan di LaLiga, sama tiada membuat gol. Walau sebenarnya pekan depan mereka akan sama-sama bertemu. Hal seperti ini ternyata jarang ada.
El Real menerima kekalahan 0-1 saat mengunjungi team promo Cadiz, Sabtu (17/10/2020). Hasil ini mengakhiri runtutan 3 kemenangan Real Madrid di LaLiga, sesudah pernah bermain imbang tiada gol musuh Real Sociedad di jornada pembuka.

Selang seputar 2 jam selanjutnya, ada Barcelona yang memiliki nasib sama. Semakin serupa sebab El Barca juga kalah dengan score 0-1 saat bermain di kandang musuh.

Tim Ronald Koeman menerima kekalahan dengan 1 gol waktu mengunjungi Coliseum Alfonso Perez markasnya Getafe. Hasil itu membuat Barca tiada kemenangan di 2 laga paling akhir LaLiga, selesai disertai Sevilla 1-1 di jornada awalnya.

Meringkas beberapa sumber, terdapat beberapa hal menarik dari ‘kekompakan’ Real Madrid serta Barcelona pekan ini. Ditambah lagi LaLiga jornada selanjutnya akan mendatangkan El Clasico di antara Barcelona Vs Real Madrid.

Mengacu Squawka, hasil kurang baik yang sama dirasakan Madrid serta Barcelona kesempatan ini jadi yang pertama kali dalam 2 tahun akhir. Awalnya, ke-2 team itu alami kekalahan pada hari yang serupa dalam sebentuk pekan LaLiga yaitu di September 2018.

Dengan lebih detil menyinggung score

ShowSport bahkan juga menyebutkan jika dalam 20 musim paling akhir baru kesempatan ini lagi Real Madrid serta Barcelona sama tidak sanggup membuat gol dalam suatu jornada LaLiga.

Terakhir kali ini berlangsung ialah di jornada ke-22 musim 2000/2001. Waktu itu Real Madrid kalah 0-1 dari Athletic Bilbao sedang Barcelona menerima kekalahan mutlak 0-4.

Menyinggung El Clasico di jornada kedepan, di April 2003 alias 17,5 tahun kemarin Real Madrid serta Barcelona sama pernah solid menerima kekalahan sebelumnya bertemu. Waktu itu Real Madrid roboh 2-4 dari Sociedad serta Barcelona juga kalah dengan score 2-4 menantang Deportivo La Coruna.

Yang menarik, komponen score itu juga ada dalam tanggal El Clasico pertama kali musim ini: Barcelona Vs Real Madrid tanding di tanggal 24 Oktober 2020. Di tengah-tengah pekan, ke-2 team akan lebih dahulu jalani laga di Liga Champions.

 

Dipastikan positif COVID-19, Cristiano Ronaldo akan mangkir bela Juventus. Ia belum pasti dapat reuni dengan Lionel Messi di pertandingan menantang Barcelona.
Liga Sepakbola Portugal memberitahukan jika Ronaldo positif terjangkit virus corona, Selasa (13/10/2020) malam WIB, selesai jalani test. Ia juga dipulangkan dari tim serta dinyatakan mangkir waktu Portugal hadapi Swedia di UEFA Nations League, Kamis (15/10/2020) pagi hari WIB.

“Cristiano Ronaldo dibebastugaskan dari latihan bersama-sama timnas sesudah diuji positif COVID-19, jadi ia tidak main musuh Swedia,” demikian bunyi pengakuan Liga Sepakbola Portugal seperti dikutip Mirror.

“Pemain internasional Portugal itu pada keadaan baik, tiada tanda-tanda, serta sedang dalam isolasi.”

Walau tidak memperlihatkan tanda-tanda, Ronaldo harus terus jalani isolasi sepanjang 2 minggu

Itu bermakna Ronaldo akan melepaskan beberapa laga Juventus.

Akhir minggu ini, Juventus akan tandang ke tempat Crotone di kelanjutan Liga Italia, Sabtu (17/10/2020). 3 hari selanjutnya, Bianconeri akan mengawali aksinya di babak group Liga Champions 2020/2021 dengan tandang ke tempat Dynamo Kiev.

Di 28 Oktober, atau 15 hari sesudah Ronaldo dipastikan positif COVID-19, Juventus akan melayani Barcelona di Allianz Fase di matchday 2 Liga Champions. Laga itu, semestinya, akan jadi pertama kali untuk Ronaldo hadapi Lionel Messi selesai tinggalkan Real Madrid.

Masih perlu dinanti apa Ronaldo segera dapat lampu hijau untuk tampil di laga menantang Barcelona. Menurut ketentuan UEFA, pemain harus terlebih dahulu dipastikan bebas dari virus corona minimal 7 hari sebelumnya dibolehkan berlaga di Liga Champions atau Liga Europa.

Cristiano Ronaldo sendiri mengawali musim ini dalam perform oke. Selama ini, ia telah cetak 3 gol dalam 2 laga bersama-sama Juventus di Liga Italia.

Pierre-Emerick Aubameyang tidak mengendalikan diri saat diberi pertanyaan masalah usaha Arsenal mengambil pemain tengah Lyon, Houssem Aouar.

Dia benar-benar mengharap Aouar masuk.
Arsenal sedang terus mengusahakan transfer Aouar sebelum bursa ditutup 5 Oktober kedepan.

Pemain tengah 22 tahun itu dipandang seperti salah satunya bakat menarik di Eropa sekarang ini.

Musim kemarin, Aouar tampil 41 kali di semua tempat dengan torehan sembilan gol serta 10 assist.

Aouar akan diprediksikan untuk pengontrol gempuran baru di Arsenal, semenjak Mesut Oezil meredup serta tidak berhasil penuhi standard Mikel Arteta.

Beritanya telah dua proposal disodorkan Arsenal ke Lyon, tetapi tetap tidak diterima.

Lyon disebut minta bayaran minimal 44 juta paun untuk pemain internasional Prancis itu.

Disamping itu, rangkaian berita yang tersebar mengenai Aouar telah buat Aubameyang ketertarikan.

Kapten Arsenal itu benar-benar mengharap transfer itu dapat diselesaikan.

“Tentunya, saya memberikan dukungan penerimaan ia. Ia akan meningkatkan kualitas. Silahkan kita melihat apakah yang berlangsung.

Saya tidak dapat sembunyikan perasaan itu, walau ia bersama Lyon,” katanya ke Canal+ seperti diambil Metro.

Aubameyang bisa jadi mengharap jika kehadiran Aouar akan makin tingkatkan kesempatannya cetak gol.

Dia telah jadi top scorer The Gunners dalam dua musim paling akhir, cetak 31 gol di 2018/2019 serta 29 gol di 2019/2020 kemarin.

 

Luis Suarez resmi cabut dari Barcelona ke Atletico Madrid. Istri Lionel Messi, bintangnya Barca, sampai turut berduka hati.
Luis Suarez telah sampaikan pidato perpisahannya di depan mass media, Kamis (24/9/2020) malam WIB. Penyerang Uruguay itu tidak dapat meredam air matanya waktu harus berpisah dengan Barcelona yang telah dibelanya semasa enam tahun.

“Tidak cuma seorang pemain yang pergi, dan juga seorang manusia dibarengi perasaan-perasaannya yang pergi. Saya ingin mengingat banyak peristiwa, gelar-titel juara, beberapa gol, serta peluang bermain dengan pemain terbaik dalam riwayat,” sebut Suarez seperti dikutip dari Marca.

Luis Suarez harus juga berpisah dengan partnernya Lionel Messi. Mereka berdua adalah teman dekat dekat yang tidak hanya di lapangan, dan juga di luar lapangan.

 

 

Faktanya istri Lionel Messi, Antonela Roccuzzo ucapkan salam perpisahan yang haru ke istrinya Luis Suarez, Sofi Balbi. Itu dikatakannya melalui posting-an di Instagram.

“Bolu, temanku, adikku… terima kasih sepanjang tahun bersama,” catat Roccuzzo.

“Kamu seperti keluarga buat kami. Saya tidak dapat memberitahumu begitu, banyak, saya akan rindukanmu serta keluargamu yang mengagumkan. Terima kasih untuk semua!” sambungnya.

Keluarga Lionel Messi serta Luis Suarez demikian dekat. Mereka seringkali berlibur bersama, serta anaknya Luis Suarez sekolah di sekolah yang sama juga dengan anaknya Lionel Messi.

Solidaritas dua pemain itu juga demikian hebat di lapangan. Messi tertera memberi assist sekitar 49 kali ke Suarez, yang lebih beberapa dari pemain Barcelona yang lain.

 

 

Suarez memberi assist dengan angka yang serupa ke Messi. Itu lebih beberapa dari pemain Barcelona yang lain.

Sekarang, Luis Suarez serta Lionel Messi harus berpisah. Sekarang, mereka berdua lawan di atas lapangan tetapi kelihatannya masih jadi sahabat karib di luar lapangan.