Leicester City sukses memaksain hasil seimbang dari Manchester United. Apa sich rahasianya?

Leicester melayani Man United dalam kelanjutan Liga Inggris di King Power Fase, Sabtu (26/12/2020) malam WIB.

The Foxes ketinggalan terlebih dahulu melalui gol Marcus Rashford sebelumnya terakhir Harvey Barnes membuat set pertama habis 1-1.

Di set ke-2 Yowinjoker , Leicester kembali lagi ketinggalan sesudah Bruno Fernandes cetak gol. Tetapi,

mereka sukses menjebol gawang MU kembali sesudah shooting Jamie Vardy berkenaan kaki Axel Tuanzebe saat sebelum menyobek gawang David De Gea.

Baca juga : Cedera di Liga Champions Membuat Inter Lagi Ngegas

Manager Leicester City, Brendan Rodgers, mengutarakan kunci sukses teamnya meredam The Red Devils 2-2.

Hal tersebut karena Leicester bermain solid walau pada kondisi susah.

“Saya berpikir itu ialah laga yang baik – dua team menyerbu dan saya berpikir kami mempunyai banyak permainan yang sangatlah baik. Pertahanan dan desakan balik kami sangatlah baik, Anda harus melakukan menantang team seperti Man United mereka memutus service dengan cepat sekali. Di set pertama komponen permainan kami bagus,” kata Rodgers yang diambil dari BBC.

“Set ke-2 kami harus sedikit lebih bertahan tapi masih solid dan ketat dan mempunyai beberapa momen bagus saat kami bermain dan kemungkinan minim umpan diakhir,” tambahnya.

“Kami ketinggalan 1-2 dan kami terus mempunyai ketertarikan dan keyakinan diri, tapi ini permainan yang Anda lewati menantang team yang sudah bermain baik sekali, itu betul-betul memperlihatkan mentalitas beberapa pemain dan kami patut memperoleh satu point minimal dari permainan,” bekas manager Liverpool itu memperjelas.

Dengan hasil ini, Leicester City masih tempati rangking ke-2 klassemen Liga Inggris dengan 28 point dari 14 pertandingan. Manchester United susul di bawahnya dengan beda satu point.

Baca juga : Menggantikan Susy, Rionny Mainaky Jadi Kabidbinpres PBSI

 

 

Manchester United tembus tiga besar klassemen Liga Inggris habis membantai Leeds United 6-2. Apa MU mulai jadi lawan Liverpool dalam perebutan gelar?

Kemenangan mutlak itu didapatkan MU waktu melayani Leeds di Old Trafford, Minggu (20/12/2020).

Scott McTominay dan Bruno Fernandes semasing menyumbang 2 gol, sedang beberapa gol MU yang lain dibikin Victor Lindelof dan Daniel James.

Kemenangan itu perpanjang pergerakan tak pernah kalah the Red Devils di Premier League jadi tujuh laga

atau hanya sekali kalah dalam 10 laga terakhir kalinya. Akhirnya, MU sekarang menyerobot ke rangking tiga habis mengumpulkan 26 point hasil 13 pertandingan,

memiliki jarak satu angka dari Leicester City (2) dan lima angka dari Liverpool yang sudah sama-sama mainkan satu laga semakin banyak.

Baca juga : Menjelang PON 2021, Beberapa ratus Olahragawan Sulsel Test Fisik dan Kesehatan

Manchester United disangsikan dapat berkompetisi dengan juara bertahan Liverpool dalam pemburuan gelar juara

Tetapi, Setan Merah sekarang mulai diakui. Sekalinya manager club Ole Gunnar Solskjaer memperjelas jika konsentrasi MU sekarang ini ialah perkembangan.

“Kita lagi ada di sepertiga awalnya musim, bahkan juga belum sampai 1/2 persaingan, jadi status di liga bukan suatu hal yang kami lihat,” katanya dikutip dari situs sah club.

“Kami memperhatian perubahan dalam team, kami menyaksikan perubahan dalam kesehatan karen akami tahu kami akan ketinggalan dalam soal kesehatan,

dan saya berpikir hal tersebut nampak di sejumlah laga pertama, tetapi saat ini, saya berpikir kami telah memperlihatkan jika kami makin bugar dan kuat.”

Hal seirama diutarakan McTominay mengenai kesempatan Man United dalam perebutan gelar juara. “Kami tidak menyaksikan klassemen,” timpal pemain tengah bertahan asal Skotlandia ini.

“Kaami tidak punyai waktu untuk melihat-lihat, ingat semua agenda dan laga yang kami punyai.

Kami perlu mengakhiri laga satu per satu, satu per satu, ke arah akhir musim, Anda tidak paham di mana kami akan finish,” tambah McTominay mengenai perebutan gelar liga.

Baca juga : Indonesia Tuan Rumah FIBA Asia Cup 2021, Langsung Bisa lolos 16 Besar

Chelsea dipandang belum siap memenangi Premier League musim ini karena masih memercayakan beberapa pemain muda. Opini itu dikatakan Paul Scholes.
Chelsea berserah 1-2 dari Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Rabu (16/12/2020) pagi hari WIB, pada pekan ke-13 Liga Inggris. Gol Olivier Giroud sukses dibalas Daniel Podence dan Pedro Neto.

Ini jadi kekalahan ke-2 yang dirasakan Chelsea secara berturut-turut di Premier League. Pada pekan awalnya, tim bimbingan Frank Lampard itu roboh 0-1 pada tangan Everton.

Ketidakberhasilan meraih point dalam dua laga berturut-turut membuat Chelsea ketahan di urutan ke-5 klasemen Liga Inggris. Club asal London itu kumpulkan 22 point dari 13 pertandingan, ketinggalan tiga angka dari puncak klasemen Tottenham Hotspur.

Baca juga : Marc Marquez Telah Meninggalkan Rumah Sakit Habis Operasi

Perolehan hasil jelek Chelsea itu mendapatkan tanggapan dari legenda Manchester United, Paul Scholes. Dalam penglihatan ia, The Blues kurang inovatif di baris tengah dan begitu memercayakan beberapa pemain muda.

Bintang-bintang muda unggulan Chelsea seumpama Mason Mount atau Kai Havertz dipandang Scholes belum juga siap berkompetisi merebutkan gelar liga musim ini.

Simak juga: Kalah Kembali, Lampard Sebutkan Chelsea Kecapekan
“Saya berpikir ada minimnya kreasi di bidang lapangan tengah. (N’Golo) Kante anda tahu apakah yang ia lakukan, tetapi dua pemain yang temaninya masih terbilang muda – Mount dan Hav,” kata Scholes, dikutip dari The Sun.

“Mereka nantinya akan mengagumkan, tetapi saya pikir itu faktanya mengapa mereka tidak dapat meraih gelar liga musim ini. Mereka belumlah cukup siap,” tambahnya.

“Saya pikir mereka mempunyai pemain di bidang tengah yang tinggal memerlukan waktu saja. Saya benar-benar berkesan dengan Mount dan di beberapa tahun kedepan, ia akan memenangi laga buat Chelsea dan cetak gol sama seperti yang dahulu dikerjakan Frank (Lampard),” begitu kata Paul Scholes masalah Chelsea.

Baca juga : Chelsea Ditaklukkan Everton, Lampard Kritik Klopp

 

Chelsea tidak berhasil meraih point waktu ditaklukkan Everton di pekan keduabelas Liga Inggris. Hasil itu membuat Frank Lampard melontarkan kritikan ke Juergen Klopp.
Chelsea kalah dalam kunjungannya ke Goodison Park, Liverpool, Inggris, Minggu (13/12/2020) pagi hari WIB. Gol penalti Gylfi Sigurdsson memaksakan The Blues roboh 0-1.

Kekalahan itu membuat Lampard melontarkan kritikan ke Klopp. Manager Liverpool itu awalnya menyebutkan jika Chelsea ialah calon kuat juara liga musim ini.

Pengakuan Klopp didasari pada kualitas tim Chelsea, yang barusan berbelanja jor-joran di transfer bursa kemarin. Raksasa London itu datangkan banyak pemain teratas, dari Timo Werner, Kai Havertz, Hakim Ziyech, dan Thiago Silva.

“Jika saya melihat beberapa laga sepakbola sekarang ini, selanjutnya Chelsea, untuk saya seperti terlihat favorite,” papar Klopp di Sky Sports. “Mereka mempunyai tim paling besar, beberapa pemain luar biasa yang sedang main baik sekali sesudah start yang terganggu,” kata manager team juara bertahan itu.

Baca juga : Menjelang Derby Madrid: Zidane Puji Atletico, Simeone Balas Ini

Dan kekalahan membuat Lampard ‘punya senjata’ untuk menunjukkan kalimat Klopp tidak betul

Manager asal Inggris itu berargumen, tim Chelsea ditempati beberapa pemain muda, bukan seperti Liverpool yang sebagian besar skuadnya telah sukses juara Liga Inggris dan Liga Champions awalnya.

“Saya lagi membaca, bagaimana dapat kami punyai tim paling kuat di liga. Saya tidak memahami masalah itu,” kata Lampard.

“Team di seputar kami punyai titel juara dan penyerang yang dapat membuat 30 gol tiap tahunnya, pemain yang telah memenangi Liga Champions.”

“Kami punyai beberapa yang juga meraih gelar, tetapi ada pula beberapa yang baru di Premier League dan masih terbilang muda. Kami masih bekerja dan hasil semacam ini bisa berlangsung. Saya tidak suka itu, tetapi ya dapat berlangsung,” terangnya.

Kekalahannya dengan Everton membuat Chelsea masih ketahan di rangking tiga klasemen Liga Inggris, dengan 22 point dari 12 laga. Sang Biru masih di bawah Liverpool, yang ada di urutan ke-2 dengan 24 poin-sama dengan Tottenham Hotspur.

Baca juga : Ini Kemunculan Seragam Team Balap Rossi di MotoGP 2021

Apa kabarnya Virgil van Dijk sesudah operasi? Kata Juergen Klopp, Van Dijk akan mangkir lama sebab lukanya benar-benar kronis sampai mengganti wujud lututnya. Aduh!
Van Dijk mendapatkan luka ligamen lutut waktu ditembus Pickford pada pertandingan melawan Everton awalnya Oktober kemarin. Kemudian, Van Dijk harus jalani operasi dan membuat akan melepaskan tersisa musim 2020/2021.

Sebenarnya, Van Dijk bisa tampil saat sebelum musim ini usai, tetapi dengan persyaratan keadaannya sudah lebih baik. Tetapi, menyaksikan luka ACL umumnya memerlukan minimum 7 bulan untuk sembuh keseluruhan, rasanya Van Dijk tidak akan dipaksanya bermain.

Apa lagi bila dengar perubahan terkini dari Klopp masalah keadaan Van Dijk sekarang ini. Menurut Klopp, Van Dijk sekarang ini baik saja sesudah jalani operasi

Tetapi, wujud lutut Van Dijk sempat tidak seperti semestinya habis dihajar oleh Pickford. Oleh karena itu, operasi yang ditempuh Van Dijk termasuk susah hingga waktu pemulihan tidak dapat diburu-buru.

Klopp pengin Virgil van Dijk betul-betul sembuh 100 % saat sebelum dapat bermain kembali, supaya lukanya itu tidak kumat.

“Sudah pasti kami masih terkait kok. Ia baik saja bila menyaksikan peristiwanya waktu luka,” tutur Klopp seperti diambil Liverpool Echo.

“Jujur saja lututnya tidak baik waktu itu; wujud lututnya tidak normal – tetapi telah bagus sich wujud lututnya habis operasi dan proses pemulihan yang dilaluinya selama ini,” tambahnya.

“Jadi sudah pasti kami lagi terkait dan kenyataannya ia baik saja sekarang ini,” tutup Klopp.

Kehilangan Virgil van Dijk pasti benar-benar bikin rugi Liverpool sebab bek asal Belanda itu tak pernah mangkir di lebih dari 90 laga liga berturut-turut.

 

2 gol Liverpool ke gawang Brighton dan Hove Albion dibatalkan Video Assistant Referee. Telah 5 kali VAR menggagalkan gol The Reds di liga semenjak awalnya musim ini.
Liverpool memiliki nasib sial ketika bermain seimbang 1-1 melawan Brighton di Ammex Stadium, Sabtu (28/11/2020) malam WIB, pada pekan kesepuluh Premier League. Gol Diogo Jota dibalas Pascal Gross melalui sepakan penalti di injury time babak ke-2 .

Liverpool sesungguhnya mempunyai peluang untuk memenangi laga itu. Tim bimbingan Juergen Klopp itu sempat membuat 2 gol yang lain diciptakan Mohamed Salah dan Sadio Mane, tetapi semua menguap bersamaan dengan keputusan VAR.

Gol Salah di babak pertama pupus sesudah VAR memandang Sang Raja Mesir terserang offside dalam jarak cuman seujung kaki. Saat itu, gol Mane dibatalkan VAR karena pemain Senegal itu dipandang offside waktu menanduk bola ke dalam gawang.

VAR ikut berperanan peran dalam gol Brighton

Tehnologi sepakbola termutakhir itu mengevaluasi pelanggaran yang dikerjakan Andrew Robertson ke Danny Welbeck di kotak terlarang, sampai pada akhirnya penalti dikasih ke The Seagulls.

Merilis laporan Mirror, ini bukanlah pertama kali gol Liverpool diurungkan oleh VAR. Tanding Brighton vs Liverpool ternyata jadi pertandingan ke-4 di liga di mana ada gol The Reds yang dibatalkan.

Gol pertama Liverpool yang dibatalkan VAR berlangsung dalam Derby Merseyside melawan Everton pada 17 Oktober, yang usai seimbang 2-2. Jordan Henderson sempat cetak gol kemenangan di injury time babak ke-2 , tetapi itu diurungkan karena VAR sikut Mane offside waktu proses berlangsungnya gol.

Satu pekan selanjutnya, VAR kembali lagi membatalkan gol Liverpool waktu The Reds menang 2-1 atas Sheffield United. Salah sempat cetak gol di babak ke-2 , tetapi golnya itu dipandang offside.

Gol ke-3 Liverpool yang diurungkan VAR berlangsung saat bertemu West Ham United pada 1 November. Jota cetak gol di babak ke-2 , tetapi dibatalkan sesudah VAR memutus ada pelanggaran lebih dahulu yang dikerjakan Mane.

Daftar gol Liverpool yang dibatalkan VAR semenjak awalnya Liga Inggris 2020/2021:

17/10/2020: Everton 2-2 Liverpool (gol Jordan Henderson diurungkan karena offside Sadio Mane)
24/10/2020: Liverpool 2-1 Sheffield United (gol Mohamed Salah dipastikan offside)
01/11/2020: Liverpool 2-1 West Ham United (gol Diogo Jota dibatalkan karena pelanggaran Sadio Mane)
28/11/2020: Brighton 1-1 Liverpool (gol Mohamed Salah dan Sadio Mane dipastikan offside).

 

 

Liverpool dianjurkan jual Mohamed Salah. Karena, beberapa pemain lain telah berkilau dan The Reds dapat memperoleh uang banyak.
Hal tersebut dikatakan oleh bekas penjaga gawang Liverpool dan Manchester City, David James. Menurut dia, Mohamed Salah tidak lagi ‘figur sentral’

“Saya memikir, Liverpool tidak begitu tergantung pada Mohamed Salah,” kata David James seperti dikutip dari Mirror.

David James meneruskan, Liverpool punyai beberapa pemain di baris serang yang oke. Apa lagi, pemain anyarnya yaitu Diogo Jota telah tampil cemerlang (selama ini membuat delapan gol dari 10 pertandingan di semua persaingan).

Juga saat hadapi Leicester City pada akhir minggu tempo hari, The Reds dapat menang besar 3-0 tiada Mohamed Salah.

“Bila harga pas, tiap pemain akan dipasarkan. Itu bergantung berapakah harga,” jelas James.

 

 

Walau demikian, James merekomendasikan jika Liverpool jangan jual Salah ke sama-sama team di Liga Inggris. Lebih bagus, ke team di liga yang lain.

“Bila Salah ke Man City, saya pikir itu bisa menjadi usaha yang jelek untuk Liverpool. Bila ia ke liga yang lain dan negara yang lain, itu semakin lebih logis,” tutur James yang pernah perkuat Liverpool dari tahun 1992 sampai 1999.

David James merekomendasikan Liverpool jual Mohamed Salah ke Real Madrid. Tidak sangsi, Los Blancos benar-benar diisukan akan membawa pemain dari Mesir itu.

Mohamed Salah sendiri perkuat Liverpool semenjak tahun 2017. Gelar Liga Champions, juara Premier League, dan Piala Dunia Antar-klub pernah disembahkannya. Salah juga cetak 104 gol dari 165 performa di semua persaingan.

 

Penantian fan Liga Inggris untuk melihat langsung laga di stadion segera usai. Pemerintahan Inggris meluluskan fan tiba ke stadion mulai 2 Desember.
Keputusan itu lahir sesudah Pertama Menteri Inggris, Boris Johnson, umumkan jika lockdown nasional di Inggris usai pada 2 Desember kedepan. Pertandingan olahraga di Inggris bisa kembali lagi didatangi oleh pemirsa dengan beberapa ketetapan yang berjalan.

Limitasi jumlah pemirsa akan dikerjakan bergantung keadaan masalah COVID-19 di daerah berjalannya laga. Pemerintahan Inggris akan mengelompokkannya jadi tiga jenjang yakni Tier 1, Tier 2 dan Tier 3.

Pada daerah Tier 1 optimal pemirsa yang bisa datang di stadion ialah 4000, sedang di daerah Tier 2 bisa didatangi optimal 2000 pemirsa.

Untuk daerah Tier 3 laga masih akan dilaksanakan tiada pemirsa. Ini sebab Tier 3 adalah daerah yang dipandang masih beresiko tinggi COVID-19.

“Di Tier 1 dan 2, acara olahraga dan usaha baik dalam ruang atau di luar ruang bisa didatangi pemirsa. Masih dengan limitasi kemampuan dan lakukan social distancing. Ketentuan lebih ketat akan difungsikan pada acara dalam ruang teater dan konser,” tutur Boris Johnson diambil dari The Sun.

Informasi mengenai daerah yang mana akan masuk ke Tier 1, Tier 2 atau Tier 3 akan dikerjakan pekan ini. Berita ini terang pantas disongsong senang oleh fan dan club Liga Inggris.

Beberapa fan dapat melepaskan kangen untuk kembali lagi melihat langsung ke stadion. Sesaat untuk club, mereka akan memperoleh penghasilan kembali dari pemasaran ticket. Ini awalnya tidak dapat dikerjakan semenjak Maret sebab Liga Inggris digelar tiada pemirsa.

 

 

Daftar luka Liverpool semakin panjang. Kesempatan ini pasien berlangganan, Naby Keita, kembali lagi masuk ruangan perawatan habis laga melawan Leicester City.
Keita jadi starter waktu Liverpool melayani Leicester di Anfield, Senin (23/11/2020) pagi hari WIB. Keita terpasangkan dengan Curtis Jones dan Beini Wijnaldum.

Badai luka di baris sedang menjadi alasan Keita dimainkan, sebab Jordan Henderson, Thiago Alcantara, dan Alex-Oxlade Chamberlain masih menyisih. Fabinho diambil jadi bek tengah.

Keita sanggup bermain bagus saat ia banyak menolong serangan Liverpool. Pemain tengah asal Guinea itu bahkan membuat satu peluang ke gawang, tetapi bola tendangannya dapat dibendung Kasper Schmeichel.

Tetapi, Keita hanya dapat berlaga tidak sampai sejam sebab ia mendapatkan luka paha pada kondisi bola mati di kotak penalti Leicester. Keita pada akhirnya diambil keluar dan diganti bek kanan Neco Williams.

Untungnya keluarnya Keita tidak memengaruhi perform Liverpool

Tuan-rumah yang telah unggul 2-0 di babak pertama pada akhirnya menang 3-0 melalui gol terakhir Roberto Firmino pada menit ke-88.

Walau menang, kepala Juergen Klopp sebagai manager dapat semakin pening. Karena Keita menambahkan panjang susunan pemain Liverpool yang luka, sesaat jadwal padat masih menunggu sampai tahun akhir.

“Ini keadaan yang susah dan saat Naby Keita diganti sebab luka otot, Anda ketahui permasalahannya akan semakin besar. Beberapa pemain tahu saat mereka dibolehkan latihan bersama kami, karenanya sebab penuhi persyaratan. Kami tidak demikian saja biarkan mereka latihan, Anda harus punyai bakat dan sikap. Ini sekolah susah, ada banyak jalan yang akan datang,” tutur Klopp seperti diambil BBC Sport.

“Kami harus pastikan jika kami dapat sembuh secepat-cepatnya, tetapi luka Naby malahan membuat keadaan semakin susah,” tambahnya.

Belum tahu berapa kronis luka Naby Keita. Yang jelas ini menjadi beberapa kalinya Keita harus menyisih sebab permasalahan pada otot kakinya.

 

Jordan Henderson minta Liverpool tidak mengeluhi hasil seimbang melawan Manchester City. Satu point telah bagus, sekarang The Reds tinggal konsentrasi ke pertandingan seterusnya.
Liverpool bertandang ke basis City di Etihad Fase, Minggu (8/11/2020) malam WIB. Tiga point menjadi sasaran untuk menjaga status pucuk klassemen yang pernah diambil Leicester City.

Turunkan kuartet penyerangnya, Liverpool unggul 1-0 pada menit ke-13 melalui penalti Mohamed Salah. Tetapi, City lalu bangun serta menyamai score karena Gabriel Jesus pada menit ke-32.

City sesungguhnya punyai peluang untuk unggul pada menit ke-43 saat dihadiahi penalti, tetapi eksekusi Kevin De Bruyne melebar. Pada set ke-2 , pertandingan berjalan condong dengan tempo lebih lamban.

Liverpool bermain aman dengan mempercayakan serbuan balik

walau masih mainkan Salah, Diogo Jota, serta Sadio Mane. Sampai akhir pertandingan, score 1-1 masih bertahan.

Menurut statistik. Liverpool sesungguhnya lebih agresif dengan melepas 10 attempts, tiga on sasaran. Sesaat City hanya punyai tujuh attempts dengan 2 on goal.

Nah, dari stastistik itu, Liverpool semestinya dapat menang. Tetapi, kapten team Henderson akui suka dengan 1 point dari team sebaik City. Sekarang waktunya Liverpool konsentrasi hadapi pertandingan melawan Leicester dua minggu kembali.

“Saya pikir kami tampil oke, memang susah hadapi City. Perform kami oke, ya kami semestinya dapat lebih bagus dalam satu-dua hal. Tetapi, keseluruhannya ini performa yang baik, terutamanya waktu bertahan,” tutur Henderson di BBC Sport.

“Saya pikir kami semestinya dapat meraih kemenangan dengan kualitas pemain depan, cuman perlu satu peristiwa saja. Saya berasa kami oke waktu bertahan, usaha keras benar-benar. Tetapi memang semacam ini waktu hadapi City. Mereka ialah team fenomenal serta saya pikir Anda harus senang dengan 1 point in, lalu konsentrasi ke pertandingan seterusnya,” ikat Jordan Henderson.

Liverpool tidak hanya tidak berhasil memenangkan pertandingan melawan Manchester City. The Reds harus juga kehilangan Trent Alexander-Arnold yang luka.
Liverpool mengunjungi Etihad Fase, Minggu (8/11/2020) pagi hari WIB, hadapi Manchester City. Liverpool unggul lebih dulu melalui penalti Mohamed Salah pada menit ke-13.

Tetapi, Gabriel Jesus menyamai score 1-1 pada menit ke-32 karena sontekan di kotak penalti. City sesungguhnya punyai kesempatan untuk unggul misalkan penalti Kevin De Bruyne pada menit ke-43 tidak melebar.

Sampai akhir laga score 1-1 masih bertahan serta Liverpool tidak berhasil merampas kembali lagi pucuk klassemen Liga Inggris.

Penyesalan Liverpool tidak berhasil raih tiga point dapat semakin dalam sebab mereka kehilangan pemain unggulannya.

Trent hanya bermain 63 menit saat sebelum diganti James Milner. Bek kanan asal Inggris itu mendadak kesakitan waktu keadaan tiada bola dan stop sekalian memegangi betis kirinya.

Luka ini memaksakan Trent harus melepaskan laga internasional bersama Tim nasional Inggris hadapi Republik Irlandia, Belgia, serta Islandia minggu kedepan.

“Ia akan mangkir dari tim nasional Inggris. Esok akan dikerjakan pemindaian serta kita saksikan saja hasilnya,” tutur manager Liverpool Juergen Klopp di BBC.

Kehilangan Trent Alexander-Arnold benar-benar bikin rugi Liverpool sebab ia ialah unggulan di status bek kanan. Apa lagi Liverpool juga ditinggalkan Virgil van Dijk yang luka, dan Fabinho serta Thiago yang belum bugar.

 

 

Manchester United optimis benar selesai menaklukkan Paris St. Germain di matchday 1 Liga Champions. Ole Gunnar Solskjaer tidak sangsi MU dapat meluncur sampai final.
Setan Merah terundi di group berat untuk babak 32 besar bersama PSG, RB Leipzig, serta Istanbul Basaksehir. Mengingat inkonsistensi MU cukup banyak yang meramalkan mereka akan susah meraih hasil positif di laga pembuka sebab harus berkunjung ke finalis musim kemarin, PSG.

Tetapi, MU berhasil menjawab kebimbangan. Di Parc des Princes, MU tampil cemerlang untuk menghempas PSG 2-1 karena beberapa gol Bruno Fernandes serta Marcus Rashford. Sedang 1 gol balasan Les Parisiens juga ‘dihadiahi’ MU sesudah Anthony Martial membuat gol bunuh diri.

MU sendiri tidak pernah dapat mengambil langkah lebih jauh dari perempat-final semenjak capai partai pucuk untuk 2010/11

Manager Manchester United Solskjaer yakini teamnya punyai kualitas yang cukup buat berkompetisi dalam persaingan perebutan piala juara.

“[Kami ingin] menikmatinya serta memakainya sebaik-baiknya sebab kami usaha memenangi tiap pertandingan sepakbola yang kami mainkan,” kata Solskjaer di situs resmi MU.

“Kami memiliki tim dengan kualitas bagus serta saya berasa kami dapat tampil di pertandingan apa saja dengan kepercayaan kami dapat memenanginya serta saya berpikir itu nampak.”

“Kami telah bermain menantang satu diantara team terbaik di Eropa [PSG] serta kami menaklukkan mereka di luar kandang. Jadi kenapa kami tidak membidik final?” cetus Solskjaer.

Ujian lain ditemui MU di matchday 2. Puncak klasemen Bundesliga sekalian semifinalis musim kemarin, RB Leipzig, akan mengunjungi Old Trafford, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB.

“Saya akan memakai kata yang serupa: impresif. Mereka punyai seorang pelatih yang beri kesegaran serta impresif juga. Tetapi kami hanya akan konsentrasi dalam diri sendiri. Mereka berkembang benar-benar cepat sepanjang tahun serta Anda dapat menyaksikan mereka mengawali Bundesliga dengan baik sekali,” Solskjaer menjelaskan menjelang MU vs RB Leipzig.

Sadio Mane isunya dicari raksasa Spanyol, yaitu Real Madrid serta Barcelona. Bekas pemain Liverpool ini ngomong, The Reds telah mempunyai substitusinya sang Diogo Jota.
Sadio Mane sedang ada di umur emasnya, 28 tahun. Semenjak bela Liverpool pada tahun 2016, pemain dari Senegal itu telah persembahkan gelar Premier League, Liga Champions, serta Piala Dunia Antarklub.

Sadio Mane pun demikian tajam di muka gawang. Dari 177 performanya di semua pertandingan bersama-sama Liverpool, 85 gol serta 36 assist sudah dibukukannya.

 

 

Bekas pemain tengah Liverpool, Stephen Warnock menyebutkan Liverpool bisa melepaskan Sadio Mane. Warnock memandang, Mane telah masak serta dapat dipasarkan pada harga lumayan tinggi.

“Ia telah 28 tahun di umur emasnya. Apa harus menanti sampai umurnya 32 tahun dahulu?” kata Warnock seperti dikutip dari Mirror.

“Jika terus menerus memercayakannya, akan susah beberapa pemain Liverpool yang muda untuk berkembang,” sambungnya.

Untuk Warnock, Liverpool telah mempunyai alternatif yang cocok bila Sadio Mane pergi. Ia ialah pemain yang baru dibawa dari Wolves di bursa transfer musim panas tempo hari, Diogo Jota.

Diogo Jota juga masih berumur 23 tahun

Tempatnya selaku striker sayap, telah di rasa oke.

Musim kemarin, Diogo Jota bermain sekitar 34 kali untuk Wolves di Liga Inggris. 7 gol serta 1 assist diciptakannya.

 

 

Pada awal musim ini, Diogo Jota telah bermain sekitar 4x untuk Liverpool di Liga Inggris. 2 gol sudah diciptakannya.

“Diogo Jota demikian berkilau. Ia diplot selaku lapisan, tetapi dapat menunjukkan dianya patut selaku starter. Apa lagi ia masih terbilang muda, masih tetap berkembang,” tutup Warnock.

 

Liverpool akan berjumpa Ajax Amsterdam di Liga Champions pekan ini. Semacam apa sich rekor tatap muka The Reds dengan team Belanda di gelaran itu?
Liverpool menjaga aksinya di Group C dengan melawat ke Johan Cruyff ArenA, Kamis (22/10/2020) pagi hari WIB kelak. Liverpool tiba dengan kemampuan yang pincang sebab 3 pemain pokoknya luka, Virgil van Dijk, Thiago Alcantara, serta Joel Matip.

Kehilangan Van Dijk untuk waktu yang lama sebab luka ligamen pasti sangat berasa, sebab ia pilar di baris belakang. Sekarang Liverpool harus dapat hadapi kecepatan beberapa pemain muda di baris serang Ajax tiada Van Dijk.

Sebenarnya, dengan kualitas scuad, Liverpool masih di atas Ajax. Tetapi, pantas dikenang jika Liverpool pernah berjumpa Ajax saat namanya Piala Champions tahun 1966/1967. Waktu itu Liverpool didepak di babak 16 besar.

Liverpool kalah dengan score 1-5 di Amsterdam oleh Cruyff dkk di 7 Desember 1966. Ajax yang dilatih Rinus Michels yang legendaris itu membuat Ron Yeats serta Tommy Smith di baris belakang Liverpool kewalahan.

Beberapa anak asuh Bill Shankly itu selanjutnya giliran melayani di Anfield seminggu sesudahnya, tetapi hanya bermain seri 2-2.

Liverpool selanjutnya baru berjumpa team Belanda lagi saat telah berformat Liga Champions, yaitu PSV sekitar 6x sejak dari 2006. Rinciannya ialah 5 kemenangan serta 1 seimbang. Luar biasanya Liverpool membuat 12 gol serta hanya kecolongan 2 gol.

Terakhir kali berjumpa ialah di babak group Liga Champions 2008/2009 dengan 2 kemenangan melalui score sama 3-1. Salah satu hasil seimbang didapatkan di tatap muka pertama kali di babak group Liga Champions 2006/2007 dengan score 0-0.

Ringkas hanya PSV serta Ajax, club Belanda yang pernah didapati Liverpool di Piala/Liga Champions. Sesaat bila ditotal dengan pertandingan Eropa yang lain, Liverpool pernah berjumpa Vitesse, AZ’67, serta FC Utrecht.

Keseluruhan ada 14 tatap muka dengan Liverpool menang 8x, seri 5 kali, serta hanya kalah sekali.

Arsene Wenger menyampaikan gagasannya masalah Piala Dunia. Ia ingin, Piala Dunia yang umum diadakan 4 tahun sekali jadi 2 tahun sekali.
Arsene Wenger adalah bekas manager Arsenal yang cukup berhasil. Dianya latih The Gunners dari tahun 1996 sampai 2018, dianya sanggup meraih 3x gelar Liga Inggris serta 7 Piala FA.

Semenjak November 2019 tempo hari, Arsene Wenger memegang untuk kepala Global Football Development FIFA. Pekerjannya ialah lihat perubahan sepakbola dunia serta membuat agar lebih baik.

Dikutip Mirror, belakangan ini Arsene Wenger menyampaikan gagasannya untuk perombakan sepakbola. Dari masalah ketentuan offside, sampai acara gelaran di tingkat tim nasional.

Masalah gelaran sepakbola di tingkat tim nasional, Arsene Wenger ingin FIFA meniadakan UEFA Nations League. Penyebabnya, pertandingan di Eropa cukup padat dan telah ada gelaran Piala Eropa.

Selain itu, Arsene Wenger punyai 1 saran lagi. Pria asal Prancis yang disebutkan kuasai 6 bahasa itu, ingin mengganti masalah waktu acara World Cup alias Piala Dunia. Gelaran sepakbola paling tinggi sejagad.

Umumnya, gelaran Piala Dunia diadakan 4 tahun sekali. Wenger ingin, Piala Dunia diadakan 2 tahun sekali.

“Ini untuk sepakbola modern yang saat ini tiap hari dilihat oleh beberapa pemirsa,” kata Arsene Wenger.

“Jadi, beberapa orang tidak perlu menanti waktu yang lama lagi untuk melihatnya. Kualitas pertandingan akan semakin baik,” sambungnya.

Beberapa pemain sepak bola juga tidak harus menanti waktu yang lama untuk tampil di gelaran Piala Dunia. Kesempatan untuk menjadi juara di umur-usia emas beberapa pemain sepak bola semakin terbuka lebar, dan kesempatan setiap negara di dunia semakin terbuka lebar untuk maju ke pertandingannya.

“Saya berpikir dengan Piala Dunia jadi 2 tahun sekali ialah cara baru serta lumayan bagus,” papar Wenger.

Kekalahan mutlak Manchester United dari Tottenham Hotspur dipercaya dikuasai unsur mental. Beberapa pemain terusik dengan transfer tim-tim lain.
Manchester United kalah 1-6 dari Tottenham Hotspur di Old Trafford, Minggu (4/10/2020) malam WIB pada kelanjutan Liga Inggris. Unggul lebih dulu melalui penalti Bruno Fernandes, ‘Setan Merah’ lalu digelontor 6 gol.

Son Heung-min serta Harry Kane saling cetak 2 gol, sesaat Tanguy Ndombele serta Serge Aurier memberi sumbangan 1 gol. Kutipan pertandingan itu dapat dilihat di Mola TV

Mantan kapten MU Gary Neville lihat ada yang tidak beres dengan gerak-gerik serta reaksi beberapa pemain. Dia menyangka mereka terusik dengan desas-desus di luar lapangan.

Neville memprediksi beberapa masalah yang menerpa Harry Maguire serta Mason Greenwood

lantas sekitar penerimaan pemain yang tidak berjalan dengan baik, mengganggu tim. Ditambah lagi mereka lihat team-team lawan seperti Liverpool, Manchester City, serta Chelsea menguatkan diri dengan serius.

“Bahasa badan mereka jelek, tidak ada semangat serta tanpa ada arah di babak ke-2. Tetapi saya pikir saat Anda punyai tim yang tidak punyai ketahanan serta pengetahuan bagaimana triknya menang, Anda selanjutnya pikirkan rumor luar lapangan dengan Harry Maguire serta Mason Greenwood, Anda mulai pikirkan kegelapan sekitar penerimaan serta tidak memperoleh pemain,” papar Neville ke Sky Sports serta diambil Metro.

“Mereka lihat Liverpool mengambil pemain, mereka lihat City mengambil pemain, mereka lihat Chelsea mengambil pemain. Saat Spurs unggul 2-1, rasa-rasanya hampir seakan-akan semua pertimbangan negatif itu kuras tiap keyakinan diri mereka.”

“Menurut saya selanjutnya beberapa pemain ini di peristiwa ini berasa seakan-akan mereka perlu suport. Luke Shaw beberapa pekan lantas katakan ‘Kami perlu pemain, pemain yang baik, yang sangatlah baik, tidak keberatan pemain bagus yang lain masuk di ruangan ganti’,” paparnya.

Pierre-Emerick Aubameyang tidak mengendalikan diri saat diberi pertanyaan masalah usaha Arsenal mengambil pemain tengah Lyon, Houssem Aouar.

Dia benar-benar mengharap Aouar masuk.
Arsenal sedang terus mengusahakan transfer Aouar sebelum bursa ditutup 5 Oktober kedepan.

Pemain tengah 22 tahun itu dipandang seperti salah satunya bakat menarik di Eropa sekarang ini.

Musim kemarin, Aouar tampil 41 kali di semua tempat dengan torehan sembilan gol serta 10 assist.

Aouar akan diprediksikan untuk pengontrol gempuran baru di Arsenal, semenjak Mesut Oezil meredup serta tidak berhasil penuhi standard Mikel Arteta.

Beritanya telah dua proposal disodorkan Arsenal ke Lyon, tetapi tetap tidak diterima.

Lyon disebut minta bayaran minimal 44 juta paun untuk pemain internasional Prancis itu.

Disamping itu, rangkaian berita yang tersebar mengenai Aouar telah buat Aubameyang ketertarikan.

Kapten Arsenal itu benar-benar mengharap transfer itu dapat diselesaikan.

“Tentunya, saya memberikan dukungan penerimaan ia. Ia akan meningkatkan kualitas. Silahkan kita melihat apakah yang berlangsung.

Saya tidak dapat sembunyikan perasaan itu, walau ia bersama Lyon,” katanya ke Canal+ seperti diambil Metro.

Aubameyang bisa jadi mengharap jika kehadiran Aouar akan makin tingkatkan kesempatannya cetak gol.

Dia telah jadi top scorer The Gunners dalam dua musim paling akhir, cetak 31 gol di 2018/2019 serta 29 gol di 2019/2020 kemarin.

 

Hasil dari drawing Liga Champions, Manchester United satu group dengan Paris Saint-Germain. Marcus Rashford juga bernostalgia dengan bekas partnernya di MU, Romelu Cederaku.
Di Liga Champions 2020/2021, the Red Devils tempati Group H. Hasil drawing Liga Champions di hari Kamis (1/10/2020) malam WIB menimbulkan tiga team lain di group itu yaitu PSG, RB Leipzig, serta Istanbul Basaksehir.

Buat Setan Merah, tanding musuh PSG ikut mendatangkan masa lalu tertentu dari tatap muka paling akhir ke-2 team di tempat yang serupa pada musim 2018/2019 di set 16 besar.

Waktu itu Manchester United kalah 0-2 atas PSG di Old Trafford hingga ada di ujung sundul. Tetapi dengan cara menegangkan MU-lah yang berhasil lolos sesudah menang 3-1 di tempat PSG. Setan Merah unggul karena keunggulan gol tandang.

Nah, sesudah hasil drawing Liga Champions untuk musim ini kembali lagi menghadapkan MU dengan PSG, Rashford juga bernostalgia sambil beri pujian aksi besar Cederaku dalam kelolosan the Red Devils waktu itu.

“Agar saya berikan tahu sedikit cerita tentang @RomeluLukaku9,” cuit Marcus Rashford di Twitter. “Kami hadapi PSG di putaran kedua Liga Champions, dengan keinginan berhasil lolos sangat kecil. Tertinggal 0-2 dengan cara agregat.”

“2 menit berjalan, Rom buat gol. 30 menit berlalu, Rom cetak gol. Kami perlu satu lagi untuk berhasil lolos. Menit ke-94, penalti…” papar striker MU itu bernostalgia.

Waktu itu Romelu Cederaku sebetulnya bisa maju jadi pelaksana eksekusi penalti untuk lengkapi hat-trick serta jadi bintang kemenangan

Tetapi dia malah memberikan bola ke Marcus Rashford.

“Ia paham itu ialah momenku. Ia paham saya yang akan jadi pusat kabar berita untuk cetak penalti itu serta dia tidak masalah dengan itu, meremehkan bukti jika sebetulnya dia yang terbesar fungsinya dalam kemenangan itu,” kata Rashford.

“Hal tersebut ungkap segala hal yang penting kamu paham.kamu mengerti masalah @RomeluLukaku9. Tidak egois, pemain team… Tidak sempat takut meredupkan sinarnya supaya seseorang dapat cemerlang. Itu brother-ku serta saya menghargainya,” katanya.

Romelu Cederaku, yang sekarang main di Inter Milan, langsung membalas ciutan Marcus Rashford itu. Sambil menyebutkan Rashford untuk ‘brother’ seumur hidup, dia juga turut bernostalgia. “Sama seperti yang saya sebutkan sebelum pertandingan, team kita yang akan berhasil lolos!”.

Hasil drawing Liga Champions di babak group musim ini sendiri tempatkan Inter Milan, teamnya Cederaku, di Group B bersama-sama Real Madrid, Shakhtar Donetsk, serta Borussia Moenchengladbach.

Kembali lagi Chelsea melepas pemain berbakat. Kesempatan ini ialah Patrick Bamford, yang saat ini cukup tajam bersama Leeds United.
Leeds United sampai pekan ke-3 Liga Inggris musim 2020/2021 bercokol di rangking ke-7 Klasemen Liga Inggris sesaat. Team bimbingan Marcelo Biesla yang baru promo ini, mengepak dua kemenangan serta sekali kalah.

Salah satunya unsur pergerakan sip Leeds United ialah kedatangan penyerang Patrick Bamford. Dianya dapat mengepak 3 gol dari tiga laga. Tahukah kamu, jika Patrick Bamford dahulunya pemain Chelsea?

Patrick Bamford adalah pemain asli Inggris yang sekarang berumur 27 tahun

 

 

Ia mengawali profesi di Nottingham Forest pada tahun 2011, yang selanjutnya diambil Chelsea pada tahun 2012 atau saat dianya berumur 19 tahun.

Sayang, dianya seringkali dpinjamkan ke banyak club. Ia pernah dipinjami ke Crystal Palace, Derby County, Norwich City sampai Burnley.

Patrick Bamford benar-benar belum pernah main di tim penting Chelsea. Ia hanya bermain di kelompok barisan usia, Chelsea U-23 sekitar 19 kali dengan catatan sembilan gol serta sembilan asssit.

Paling-paling, Bamford hanya dimainkan dalam tim penting di laga pemanasan mendekati musim diawali.

 

Chelsea, Everton serta Newastle United mengadakan acara pesta gol saat memenangkan pertandingan semasing dalam serangkaian putaran ke-3 Piala Liga Inggris pada Rabu waktu ditempat atau Kamis (24/9/2020).

Chelsea yang melayani Barnsley di Stamford Bridge menang 6-0 atas team kelas ke-2 itu, demikian catatan situs resmi EFL.

Pemain tengah baru Kai Havertz mengepak trigol dalam kemenangan itu yang diwarnai oleh beberapa gol Tammy Abraham, Ross Barkley serta Olivier Giroud.

Kemenangan itu mengantar Chelsea maju ke putaran ke-4,

menanti juara di antara Leyton Orient kontra Tottenham Hotspur yang kompetisinya dipending sebab penemuan COVID-19.

Acara pesta gol diadakan oleh Newcastle

yang menang 7-0 atas tuan-rumah team kelas ke-4 Morecambe di Stadion Mazuma.

Joelinton memberi 2 gol diiringi Miguel Almiron, Jacob Murphy, Isaac Hayden

serta Jamaal Lascelles dan 1 gol bunuh diri Samuel Lavelle menyangga kemenangan Newcastle itu.

Newcastle akan berkunjung ke tempat team kelas ke-4 yang lain, Newport County, dalam laga putaran ke-4 kelak.

Disamping itu, Everton menang 5-2 atas team kelas ke-3, Fleetwood Town,

dalam pertandingan yang diwarnai hujan tujuh gol itu di Stadion Highbury, Fleetwood.

 

Manchester United belum menyerah mengincar Jadon Sancho dari Borussia Dortmund. Beritanya, penawaran paling akhir akan disodorkan pada minggu kedepan.
Berdasar laporan Mirror, the Red Devils akan ajukan penawaran yang dapat capai nilai 90 juta paun, dengan perincian 75 juta paun diawalnya serta 15 juta paun selanjutnya berbentuk penambahan (add-on).

Disebut juga jika ini akan jadi penawaran paling akhir Setan Merah ke Dortmund dalam usaha memperoleh Jadon Sancho di bursa transfer panas musim ini.

Dan penawaran itu Ed Woodward, executive vice chairman Manchester United, akan memperjelas tidak akan ada negosiasi berkaitan nilai atau pola penawaran itu.

Beberapa pejabat di Old Trafford memandang jika penawaran 90 juta paun untuk Jadon Sancho itu telah relatif besar

berkaitan dengan keadaan epidemi virus Corona yang mengganggu bagian finansial tim-tim sepakbola dunia, sekalinya Dortmund terus bersikukuh di angka 108 juta paun.

“Serta Woodward juga paham tepat Sancho ketertarikan dengan kekuatan transfer itu, dengan satu kontrak (personal) berharga hampir 175 ribu paun per minggu juga disetujui pada prinsipnya dengan pemain berkaitan,” ucap Mirror.

Isu tentang ketertarikan serta pendekatan Manchester United pada Jadon Sancho sendiri telah berjalan hampir seputar tiga bulan. Dortmund pernah membanderol tenggat waktu sampai 10 Agustus lantas, meskipun MU nampak belum menyerah memperoleh pemain sasaran.

Di bursa transfer panas musim ini MU baru datangkan Donny van de Beek dari Ajax. Gelandang 23 tahun asal Belanda itu beritanya diambil dengan tebusan 35 juta paun plus add-on 5 juta paun.

Kesibukan transfer Manchester United juga mendapatkan banyak sorotan akhir-akhir ini

Diantaranya dari Gary Neville, bekas pemain MU yang sekarang jadi analis serta pengamat di Sky Sports. Dia menyebutkan MU kurang gercep (gerak cepat).

“Permasalahannya, mereka harus juga selekasnya menyetujui transfer serta mereka tidak dapat melakukan dengan efektif. Berikut kelengahan mereka sebab tidak dapat mempersiapkan tim. Ada waktu enam bulan semenjak lockdown, untuk berdialog, lakukan perbincangan melalui zoom, mengontak agen, lakukan suatu hal pada tempatnya.”

“Tidak ada fakta tidak dapat mengakhiri transfer sebelum musim diawali. MU perlu 4-5 pemain baru, mereka baru bisa satu. Saya ketahui Liverpool baru

mendapatkan pemain sasaran mereka dalam beberapa waktu paling akhir, tetapi ada perasaan jika mereka

dapat mengatur transfer mereka,” sebut Gary Neville masalah kesibukan transfer Manchester United di panas musim ini.

Agenda padat buat pusing manager Manchester City Pep Guardiola. Karena itu harus beberapa pemain muda Citizens akan tampil di Piala Liga Inggris tengah minggu ini.
City barusan memainkan partai pertama kalinya di Liga Inggris waktu menaklukkan Wolverhampton Wanderers 3-1 di Molineux Fase, Selasa (22/9/2020) pagi hari WIB. Untuk melihat laga itu, dapat disaksikan di Mola TV melalui link ini.

Kemenangan itu termasuk penting sebab City perlu start sebaik-baiknya untuk jaga perebutan gelar juara dengan Liverpool. Ditambah lagi The Reds telah 2x mendapatkan point penuh musim ini.

Masalahnya ialah City sekarang hadapi dengan agenda padat sesudah bermain di Senin malam. Karena, City harus melawat ke selatan Inggris untuk hadapi Bournemouth pada set ke-3 Piala Liga Inggris, Kamis (24/9/2020) pagi hari WIB.

Bukan pertandingan yang susah sebetulnya untuk City mengingat Bournemouth

Sering jadi lumbung gol mereka saat ada di Premier League. Tetapi, City dipusingkan dengan luka pemain di team penting hingga Pep Guardiola kesusahan merotasi team.

Sekarang ini, City telah kehilangan beberapa punggawa pokok seperti Aleksandr Zinchenko, Bernardo Silva, Sergio Aguero, serta Joao Cancelo. Disamping itu, Aymeric Laporte belum bugar benar selesai mangkir dua minggu selesai terkena virus corona.

Dengan Leicester City menanti akhir minggu kelak, karena itu Guardiola harus harus turunkan pemain muda Manchester City di Piala Liga Inggris, seperti Tommy Doyle, Adrian Bernabe, serta Liam Delap yang telah masuk bench di pertandingan kontra Wolverhampton.

“Kami tidak dapat bersandiwara jika dapat sembuh dalam tempo 3 hari serta bermain 3 hari setelah itu. Kmi tidak dapat memforsir energi seperti saat ini waktu hadapi Bournemouth Kamis kelak sebab ada pertandingan musuh Leicester menanti hari Minggu,” tutur Guardiola seperti diambil Daily Mail.

“Kami kurang waktu persiapan, ada tujuh pemain yang mangkir serta mereka belum kembali lagi dalam tempo dekat. Kita melihat berapa beberapa pemain yang dapat turun,” tambahnya.

“Kami ingin terus meluncur di Piala Liga Inggris, tetapi kami tidak punyai beberapa pemain kemudian, supaya bisa bermain 3-4 hari sekali. Kami kelihatannya akan mainkan beberapa pemain akademi menantang Bournemouth serta coba simpan tenaga untuk Premier League.”

Striker baru Chelsea, Kai Havertz, akui ingin mengikuti jejak perintisnya yang disebut Pemain Paling baik Jerman 2002.

Kai Havertz sah mengenakan seragam Chelsea sesudah diambil dari Bayer Leverkusen pada bursa transfer musim panas 2020.

Untuk memperoleh Kai Havertz, Chelsea ikhlas menebusnya dari http://207.244.247.88/ Bayer Leverkusen sejumlah 71 juta pounds (seputar Rp 1,36 triliun).

Kepindahnya Havertz dari Bundesliga ke arah Liga Inggris dipandang untuk jalan yang bagus buat beberapa pemain Jerman

Michael Ballack ialah contoh pemain dari Jerman yang sukses bermain di Liga Inggris.

Ballack masuk dengan Chelsea pada 2006 dengan posisi bebas transfer dari Bayern Muenchen.

Figur yang dikukuhkan untuk Pemain Paling baik Jerman 2002 itu dapat dibuktikan sukses semasa empat musim mengenakan seragam The Blues.

Satu piala Liga Inggris serta tiga gelar Piala FA jadi sumbangsih Ballack buat Chelsea.

Keberhasilan pria berumur 43 tahun itu ternyata ingin ditiru oleh Havertz serta memotivasinya untuk sukses bersama-sama The Blues.

 

 

 

Pemain striker tengah berusia 21 tahun itu juga akui masuk dengan Chelsea ialah mimpinya sebagai riil.

“Untuk seorang anak, Anda tetap punya mimpi untuk bermain di club seperti Chelsea, serta Anda ingat semua laga yang mereka mainkan di Liga Champions,” kata Havertz, diambil BolaSport.com dari situs sah Chelsea.

“Mereka memenangkan banyak gelar serta itu yang ingin saya kerjakan di hari esok.”

“Jadi saat ini buat saya ini ialah mimpi sebagai fakta serta saat ini saya harus kerja keras serta lakukan yang paling baik untuk club.”

“Michael Ballack ialah pemain yang paling, besar sekali. Ia bermain untuk Leverkusen serta Bayern Muenchen.”

“Ia seorang pahlawan tentunya saat saya masih terbilang muda serta ia juga bermain untuk Chelsea.”

“Saya benar-benar menyenanginya untuk pemain. Ia bermain di tempat saya serta ia ialah gelandang yang ingin cetak banyak gol.”

“Saya tentunya coba cetak gol seperti ia.”