Liverpool akan berjumpa Ajax Amsterdam di Liga Champions pekan ini. Semacam apa sich rekor tatap muka The Reds dengan team Belanda di gelaran itu?
Liverpool menjaga aksinya di Group C dengan melawat ke Johan Cruyff ArenA, Kamis (22/10/2020) pagi hari WIB kelak. Liverpool tiba dengan kemampuan yang pincang sebab 3 pemain pokoknya luka, Virgil van Dijk, Thiago Alcantara, serta Joel Matip.

Kehilangan Van Dijk untuk waktu yang lama sebab luka ligamen pasti sangat berasa, sebab ia pilar di baris belakang. Sekarang Liverpool harus dapat hadapi kecepatan beberapa pemain muda di baris serang Ajax tiada Van Dijk.

Sebenarnya, dengan kualitas scuad, Liverpool masih di atas Ajax. Tetapi, pantas dikenang jika Liverpool pernah berjumpa Ajax saat namanya Piala Champions tahun 1966/1967. Waktu itu Liverpool didepak di babak 16 besar.

Liverpool kalah dengan score 1-5 di Amsterdam oleh Cruyff dkk di 7 Desember 1966. Ajax yang dilatih Rinus Michels yang legendaris itu membuat Ron Yeats serta Tommy Smith di baris belakang Liverpool kewalahan.

Beberapa anak asuh Bill Shankly itu selanjutnya giliran melayani di Anfield seminggu sesudahnya, tetapi hanya bermain seri 2-2.

Liverpool selanjutnya baru berjumpa team Belanda lagi saat telah berformat Liga Champions, yaitu PSV sekitar 6x sejak dari 2006. Rinciannya ialah 5 kemenangan serta 1 seimbang. Luar biasanya Liverpool membuat 12 gol serta hanya kecolongan 2 gol.

Terakhir kali berjumpa ialah di babak group Liga Champions 2008/2009 dengan 2 kemenangan melalui score sama 3-1. Salah satu hasil seimbang didapatkan di tatap muka pertama kali di babak group Liga Champions 2006/2007 dengan score 0-0.

Ringkas hanya PSV serta Ajax, club Belanda yang pernah didapati Liverpool di Piala/Liga Champions. Sesaat bila ditotal dengan pertandingan Eropa yang lain, Liverpool pernah berjumpa Vitesse, AZ’67, serta FC Utrecht.

Keseluruhan ada 14 tatap muka dengan Liverpool menang 8x, seri 5 kali, serta hanya kalah sekali.

Eks pemain Manchester United, Daley Blind, memicu kekhawatiran. Blind yang kini memperkuat Ajax Amsterdam ambruk di tengah laga ujicoba, Selasa (25/eight/2020).

Insiden itu terjadi saat Ajax menjamu Hertha Berlin di Johan Cruyff Arena. Pertandingan itu sendiri dimenangkan tim tuan rumah dengan skor 1-0, melalui gol tunggal Zakaria Labyad di awal babak pertama.

Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Blind roboh di kotak penalti. Pesepakbola berusia 30 tahun itu tampak kesakitan bahkan menunjuk-nunjuk dadanya untuk sesaat sehingga membutuhkan pertolongan dari petugas medis.

Namun kemudian Daley Blind bisa berjalan menuju pinggir lapangan tanpa dibantu saat digantikan oleh Devyne Rensch di menit ke-eighty. Meski begitu, pemain Belanda itu tetap harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Daley Blind Meninggal

 

 

“ICD Daley Blind mati,” ungkap pelatih Ajax Erik 10 Haag dilansir Metro. “Dia langsung diganti dan saat ini dia baik-baik saja. Kami akan melakukan pemeriksaan tentang hal ini.”

Pesepakbola Belanda ini didiagnosa menderita peradangan otot jantung saat menghadapi Valencia di Liga Champions Desember silam. Alhasil, Blind mesti dipasangi S-ICD, alat yang berfungsi untuk memonitor dan mengatur ritme jantung.

Blind menghidupkan kembali kariernya di Ajax setelah kembali dari MU pada musim panas 2018. Selama empat musim berkostum ‘merah’, Blind memenangi Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa.

Pada musim lalu, Daley Blind membuat 34 penampilan di seluruh kompetisi yang membantu Ajax lolos ke Liga Champions 2020/21. Dengan kejadian ini, Blind diragukan bisa memperkuat timnya memulai Eredivisie musim baru yang akan begin pada 13 September nanti.