Strategi Menyerbu Conte Jadi Bumerang untuk Inter

Posted on

Legenda AC Milan Alessandro Costacurta mengomentari strategi Antonio Conte buat Inter Milan di Derby della Madonnina. Strategi benar-benar menyerbu Conte jadi bumerang untuk Sang Ular.
Inter kalah 1-2 dari Milan dalam laga bertopik Derby della Madonnina di Giuseppe Meazza di pekan ke-4 Serie A, Sabtu (17/10/2020) malam WIB.

2 gol kemenangan Rossoneri diboyong oleh Zlatan Ibrahimovic. Sesaat, La Beneamata cuman sanggup membalas melalui Romelu Lukaku.

Inter sebetulnya lebih menguasai dalam memperlancar gempuran di laga ini. Ini tidak terlepas dari strategi high pressing yang diaplikasikan oleh pelatih Inter Milan Antonio Conte.

Sang Ular melepaskan 13 shooting dengan 6 pas target dibanding oleh Milan yang cuman membuat 9 eksperimen dengan 4 on sasaran. Tetapi sayang, mereka tampil tidak efisien.

Strategi ini selanjutnya malah jadi bumerang untuk Inter sebab terdapat beberapa sela yang terlahir di baris belakang.

Milan sanggup mengeksploitasi ini secara baik sebab Inter tidak punyai bek cepat.

Dari 3 bek Inter Milan yang bermain cuman De Vrij yang dapat disebut punyai kecepatan yang sempurna. Danilo D’Ambrosio serta Aleksandar Kolarov termasuk telah lamban sebab unsur umur.

Costacurta memandang Conte tidak arif dalam mengaplikasikan strategi di laga melawan Milan. Legenda Rossoneri ini percaya Inter akan ada dalam kesusahan pada musim ini bila Conte selalu mainkan style main yang paling menyerbu ini.

“Conte, menurut saya, begitu menyerbu dan baris depan buang kesempatan. Mereka cuman meletakkan sedikit perhatian untuk baris pertahanan.

Ini nampak dengan mereka kecolongan sebab kekeliruan pribadi,” tutur Costacurta diambil dari Sky Sports.

“Menurut saya, Inter akan memiliki masalah sepanjang tersisa musim ini. Itu berlangsung bila Conte masih pengin membuat mereka bermain permainan terbuka.”

“Mereka tidak mempunyai bek yang cepat sekali. Keadaan tidak akan terbantu dengan kembalinya Bastoni,”tegasnya.

Inter Milan sekarang ini memang tengah alami kritis di status bek tengah. Milan Skriniar serta Alessandro Bastoni harus menyisih sebab pernah dipastikan positif COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *